Belum Sekalipun Raih Kemenangan, Van Gastel Nilai Hasil PSIM Tidak Sepenuhnya Cerminkan Permainan

Fahmi Fahriza • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 22:30 WIB
PSIM Jogja saat menjalani sesi latihan dan pertandingan. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
PSIM Jogja saat menjalani sesi latihan dan pertandingan. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)

 

JOGJA - PSIM Jogja memang belum sekalipun meraih kemenangan dalam tiga pertandingan awal BRI Super League 2026/2027. Namun, Pelatih Jean Paul Van Gastel menilai hasil tersebut juga tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan yang dilalui Laskar Mataram.

PSIM mengawali musim ini dengan bermain imbang 1-1 melawan Persita Tangerang. Setelah itu, PSIM menelan dua kekalahan beruntun, masing-masing 0-1 dari Persebaya Surabaya dan 1-2 saat bertandang ke markas Madura United.

Dari tiga laga tersebut, PSIM baru mengoleksi satu poin. Meski demikian, Van Gastel menilai setidaknya dua pertandingan yang berakhir dengan kekalahan tidak sepenuhnya menggambarkan permainan timnya di lapangan.

"Memang kami kalah, tapi saya pikir dua kekalahan itu tidak mencerminkan sepenuhnya jalannya pertandingan," kata Van Gastel, Senin (21/9).

Baca Juga: Momen Jeda Kompetisi, PSIM Jogja Evaluasi Tiga Laga Terakhir, Pemain Diliburkan Hingga 26 September

Menurut Van Gastel, Laskar Mataram seharusnya bisa mendapatkan hasil lebih baik dari dua pertandingan tersebut. Ia menilai persoalan utama yang harus segera diperbaiki adalah kemampuan tim menjaga konsistensi permainan selama 90 menit pertandingan.

"Kami harus belajar dengan cepat bahwa kami harus konsisten selama 90 menit. Kami melakukan banyak kesalahan teknis yang harus segera diubah," ujarnya.

Khusus saat menghadapi Madura United, Van Gastel menilai PSIM memiliki peluang untuk mengamankan pertandingan sejak babak pertama. Sejumlah peluang yang tercipta menurutnya semestinya bisa dikonversi menjadi gol tambahan.

"Kami harusnya bisa menyelesaikan pertandingan ini pada babak pertama karena saya pikir kami menciptakan beberapa peluang yang seharusnya membuat kami unggul 3-0 saat turun minum,” jelasnya.

Baca Juga: PSIM Jogja Didenda Komdis PSSI Sebesar Rp 110 Juta, PSS Sleman Rp 30 Juta

PSIM memang sempat memimpin pertandingan melalui gol pada babak pertama. Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir laga. Madura United kemudian membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan 2-1.

Van Gastel kembali menegaskan PSIM harus segera melakukan perbaikan agar hasil negatif tersebut tidak berkembang menjadi tren yang lebih panjang.

Apalagi, Franco Ramos dan tim saat ini juga memiliki waktu persiapan untuk membenahi berbagai aspek, mengingat ada jeda kompetisi yang terjadi sekitar tiga pekan. Dan PSIM Jogja baru akan kembali bermain pada 10 Oktober mendatang.

"Kami harus segera berkembang, karena kalau tidak, kami akan terus berada dalam tren negatif ini," tegas Van Gastel. (iza/laz)

 

 

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
Super League persebaya surabaya Laskar Mataram madura united PSIM Jogja