JOGJA - PSIM Jogja memanfaatkan jeda internasional FIFA Matchday untuk mengevaluasi performa tim setelah melewati tiga pertandingan BRI Super League 2026/2027 tanpa kemenangan. Laskar Mataram hanya mengumpulkan satu poin dari tiga laga tersebut, termasuk dua kekalahan beruntun.
Manajer tim PSIM Jogja Iksan Mahar mengatakan, saat ini skuad utama diliburkan setelah menghadapi Madura United pada 18 September lalu. Para pemain dijadwalkan kembali menjalani latihan pada 27 September, sebelum menghadapi Persija Jakarta pada 10 Oktober mendatang.
"Tim diliburkan setelah laga terakhir melawan Madura United pada 18 September lalu hingga 26 September nanti. Ini karena kompetisi memasuki jeda internasional FIFA Matchday, dan rentang waktu menuju laga selanjutnya melawan Persija 10 Oktober terbilang cukup panjang," ungkap Iksan, Senin (21/9).
Baca Juga: PSIM Jogja Didenda Komdis PSSI Sebesar Rp 110 Juta, PSS Sleman Rp 30 Juta
Jeda kompetisi itu menjadi kesempatan bagi tim untuk memulihkan kondisi fisik dan mental setelah menjalani tiga pertandingan beruntun. Selain itu, waktu yang tersedia dapat dimanfaatkan jajaran staf kepelatihan untuk mempersiapkan tim menghadapi lanjutan kompetisi.
Secara garis besar, Iksan berharap para pemain bisa menggunakan waktu libur untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga sebelum kembali menjalani program latihan.
"Kami ingin para pemain memanfaatkan waktu ini untuk pulang, bertemu keluarga, dan orang-orang tersayang agar mereka bisa menyegarkan kembali fisik maupun mental," ujarnya.
Ia berharap, setelah mendapat kesempatan berlibur, para pemain bisa kembali dengan fokus yang lebih maksimal.
Baca Juga: Bursa Transfer Super League Segera Ditutup, Van Gastel Tegaskan Skuad PSIM Sudah Final
Selain pemulihan kondisi pemain, jeda internasional juga dimanfaatkan manajemen dan tim pelatih untuk mengevaluasi performa PSIM. Dalam tiga pertandingan terakhir, PSIM bermain imbang melawan Persita Tangerang, kemudian kalah dari Persebaya Surabaya dan Madura United.
Hasil itu menjadi catatan bagi tim pelatih untuk membenahi sejumlah aspek, baik dari sisi teknis maupun nonteknis. Iksan menyebut evaluasi telah dilakukan bersama jajaran pelatih untuk menyikapi hasil yang belum sesuai harapan.
"Harapannya, saat tim kembali menggelar aktivitas latihan pada Minggu 27 September, seluruh pemain sudah siap penuh dan lebih fokus menatap laga selanjutnya," papar Iksan. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja