RADAR JOGJA - Lionel Messi mencetak gol ke-101-nya untuk Inter Miami, namun Anders Dreyer mencetak dua gol bagi San Diego FC, sehingga pertandingan berakhir imbang 2-2 pada Senin (21/9) pagi.
Ini adalah hasil imbang keempat berturut-turut bagi The herons di kompetisi MLS.
Manajer baru, Cristian Kily Gonzalez, memimpin pertandingan liga pertamanya bersama klub tersebut dan tampak frustrasi setelah kebobolan gol di menit-menit akhir yang menyebabkan hilangnya poin.
Baca Juga: BGN DIY Pecat Pegawai SPPG Dlingo Bantul yang Diduga Nerempati
"Kami baru berada di sini selama empat hari dan belum bisa berlatih dengan maksimal. Dari segi pertahanan, kami benar-benar harus jauh lebih kuat," ujar Gonzalez usai pertandingan.
"Kami tidak boleh melakukan kesalahan fatal di lini pertahanan seperti itu karena dampaknya sangat merugikan. Situasi di akhir pertandingan itu seharusnya tidak terjadi. Rasanya tidak masuk akal bisa berada dalam posisi untuk memenangkan pertandingan, namun justru hampir kalah," imbuhnya.
"Kami terhindar dari kekalahan hanya karena penyelamatan gemilang kiper kami," jelasnya.
Baca Juga: Pokdarwis Watu Bolong Bantah Klaim Sosialisasi On The Rock, Warga Tak Dilibatkan
Dreyer membawa San Diego unggul 1-0 pada menit ke-12 dengan memanfaatkan umpan terobosan dari Jeppe Tverskov, lalu dengan cerdik melambungkan bola melewati kiper Dayne St. Clair.
Messi membalas pada menit ke-24 lewat gol liga ke-20-nya musim ini. Tendangan bebasnya dari sisi kanan meluncur tanpa tersentuh pemain lain melewati kotak penalti dan masuk ke sudut jauh gawang.
Gol tersebut tercipta empat hari setelah ia mencetak gol ke-100 untuk Inter Miami dalam kemenangan 2-0 atas klub Meksiko, Cruz Azul, di ajang Campeones Cup.
Baca Juga: Viral Kasus Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI Rajeg Tangerang, Polisi dan FKUB Turun Tangan
"Menurut saya, Campeones Cup mungkin memberikan pengaruh tanpa sadar, terutama di babak pertama, yang menyebabkan sedikit rasa lengah," tambah Gonzalez.
"Hal-hal seperti ini adalah bagian dari sepak bola. Di klub yang menuntut kemenangan dalam setiap pertandingan, kami harus mampu menjawab tantangan tersebut," lanjutnya.
"Kami melakukan penyesuaian signifikan saat jeda babak pertama agar permainan tim lebih mengalir dan memastikan kami tetap rapat serta disiplin dalam menjaga jarak antar-lini, sehingga kami tidak lagi kewalahan seperti di babak pertama," tegasnya.
Baca Juga: Kolintang Go International, Siap Menggema di Markas UNESCO Paris
Gol tersebut merupakan gol kedelapan Messi dari tendangan bebas sejak ia bergabung dengan liga pada tahun 2023, jumlah terbanyak dibandingkan pemain MLS lainnya dalam kurun waktu tersebut.
Luis Suarez membawa Miami berbalik unggul pada menit ke-74, yang sempat membuat mereka berpeluang menggeser New England ke posisi kedua Wilayah Timur.
Namun, Dreyer mencetak gol keduanya malam itu delapan menit kemudian lewat penyelesaian akhir yang apik, kali ini memanfaatkan bola lambung yang melewati lini pertahanan The Herons.
Baca Juga: Terungkap! Bukan Harga, Ini Alasan Liverpool Gagal Boyong Yankuba Minteh dari Brighton & Hove Albion
Saat ini, Miami menempati peringkat ketiga dengan rekor 12 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 10 kekalahan (total 46 poin), tertinggal 11 poin dari Nashville yang berada di puncak klasemen.
"Bagaimanapun, kami harus terus melangkah," ujar Gonzalez.
"Dari sisi positifnya, kami menunjukkan performa yang baik, namun saya perlu membenahi aspek pertahanan karena itulah yang paling mengkhawatirkan saya," pungkasnya.
Baca Juga: Kepala Sekolah Bisa Berikan Rating Layanan MBG, BGN Siapkan Aplikasi Khusus
Miami akan kembali berlaga di MLS pada hari Senin depan dalam pertandingan tandang melawan Columbus Crew, sementara San Diego juga akan melakoni laga tandang melawan Austin FC pada hari Minggu.
Editor : Satria Putra Sejati