Dukung PSIM Jogja Lawan Madura United, Brajamusti dan The Maident Siap Geruduk Madura 

Fahmi Fahriza • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

 

Suasana SSA Bantul saat PSIM Jogja melawan Persita Tangerang, Sabtu (5/9) sore lalu. (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
Suasana SSA Bantul saat PSIM Jogja melawan Persita Tangerang, Sabtu (5/9) sore lalu. (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

 

 

PSIM Jogja akan kembali melakoni laga tandang pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027. Setelah bertandang ke markas Persebaya Surabaya, Laskar Mataram dijadwalkan menghadapi Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Jumat (18/9) malam.

Menghadapi pertandingan tersebut, persiapan keberangkatan suporter PSIM Jogja kali ini belum dilakukan seperti saat away ke Surabaya pada pekan kedua lalu.

Presiden Brajamusti RM Satrio Wijayanto mengatakan, dari internal Brajamusti memang telah muncul rencana untuk melakukan perjalanan ke Madura.

Baca Juga: Pil Yarindo Dibeli lewat WhatsApp, Dijual Rp 20 Ribu hingga Rp 50 Ribu, Sasar Anak Sekolah

"Memang ada yang akan away ke Madura, tapi dari DPP sementara belum membuka tour resmi ke Madura," kata Satrio, Rabu (16/9).

Kondisi tersebut berbeda dengan persiapan menghadapi Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada pekan kedua lalu. Saat itu, Brajamusti secara resmi membuka pemesanan tiket dan mengoordinasikan keberangkatan suporter.

Panpel Persebaya ketika itu menyediakan kuota 1.500 tiket untuk Brajamusti. "Untuk away Madura, internal Brajamusti yang berangkat sekitar 500-an. Soalnya habis away Madura ini jedanya cukup panjang," ujar Satrio.

Baca Juga: Kasus Korupsi HGB di ATR/BPN Libatkan Mantan Bupati Kebumen, Dinilai Buntut Abuse of Power

Sementara itu, Ketua Harian The Maident Endro Bayu mengatakan, pihaknya sejauh ini juga belum kembali membicarakan rencana keberangkatan ke Madura."Sampai sekarang belum ada obrolan lagi. Kemungkinan sih enggak ada away resmi," kata Bayu.

Jika nantinya terdapat anggota The Maident yang berangkat, Bayu menyebut kemungkinan mereka pergi secara mandiri dengan jumlah terbatas. Artinya, belum ada rencana keberangkatan yang difasilitasi secara resmi oleh kelompok.

Meski begitu, Bayu tidak sepenuhnya menutup kemungkinan adanya fasilitasi keberangkatan. Ia mengatakan rencana tersebut masih akan dibahas secara internal terlebih dahulu. "Sepertinya tidak. Tapi ini lagi mau kita rapatkan internal dulu. Kalau animonya banyak kita bisa fasilitasi," jelasnya. (iza/pra)

Editor : Heru Pratomo
PSIM Brajamusti madura the maident PSIM Jogja