Dua Laga Awal Pakai Starting XI Sama, Van Gastel Tegaskan Posisi Starter PSIM Belum Aman

Fahmi Fahriza • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 20:48 WIB
Skuad PSIM Jogja saat menjalani sesi latihan rutin. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
Skuad PSIM Jogja saat menjalani sesi latihan rutin. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)  

JOGJA - Jean Paul Van Gastel menegaskan komposisi starting XI PSIM Jogja belum sepenuhnya aman. Meski ia menggunakan susunan pemain yang sama dalam dua pertandingan awal BRI Super League 2026/2027, pelatih asal Belanda itu masih membuka ruang bagi pemain lain untuk merebut posisi di tim utama.

PSIM sendiri mengawali kompetisi musim ini dengan menghadapi Persita Tangerang dan Persebaya Surabaya. Dalam dua laga tersebut, Van Gastel menurunkan susunan sebelas pemain yang sama dengan formasi 4-3-3.

Cahya Supriadi menjadi penjaga gawang. Lini belakang diisi Ondrej Rudzan, Jop van der Avert, Franco Ramos, dan Rio Hardiawan. Sementara lini tengah ditempati Adrian Purczycki, Savio Sheva, serta Ze Valente. Tiga posisi di lini depan dipercayakan kepada Abiyoso, Adrian Dalmau, dan Ezequiel Vidal.

Baca Juga: Korwil SPPG Ingatkan Batas Konsumsi Aman MBG, Lewat Empat Jam Wajib Ditarik

Namun, susunan itu belum menjadi patokan permanen untuk perjalanan PSIM musim ini. Terlebih, Laskar Mataram akan bertandang menghadapi Madura United pada pekan ketiga, Jumat (18/9) mendatang. Perubahan sudah dipastikan terjadi setelah Purczycki mendapat kartu merah saat menghadapi Persebaya.

Kendati demikian, absennya Purczycki bukan semata-mata persoalan rotasi. Di luar faktor sanksi itu, Van Gastel memang ingin persaingan di dalam skuad tetap berjalan sehingga setiap pemain memiliki kesempatan untuk merebut tempat di starting XI.

"Saat ini saya sudah punya 11 pemain untuk starter. Saya tidak tahu apakah mereka akan terus bermain. Itu tergantung bagaimana semua berjalan, termasuk persaingan antar pemain," kata Van Gastel, Selasa (15/9).

Baca Juga: Belum Ada yang Lolos Seleksi Administrasi, Pendaftaran PAW Lurah Trihanggo Diperpanjang 

Persaingan itu juga terbuka bagi para pemain baru yang direkrut PSIM pada musim ini. Seluruh rekrutan anyar Laskar Mataram sudah mendapatkan kesempatan menjalani debut, meski tidak semuanya memperoleh menit bermain dalam jumlah banyak.

Mauro Caballero dan Marvin Loria, misalnya, baru mendapatkan kesempatan bermain sekitar 10 menit. Kondisi itu membuat peluang keduanya untuk mendapatkan menit lebih banyak masih terbuka, termasuk kemungkinan bersaing memperebutkan tempat di starting XI.

Selain pemain baru, sejumlah pemain yang dipertahankan dari musim lalu juga belum mendapatkan kesempatan debut pada musim ini. Nama-nama seperti Andy Irfan, Ghulam Fatkur, Rendra Teddy, hingga Yusaku Yamadera masih menunggu kesempatan tampil dalam kompetisi resmi.

Kondisi ini membuat persaingan skuad PSIM belum selesai hanya karena Van Gastel mempertahankan 11 pemain yang sama pada dua pekan pertama. Pelatih 54 tahun itu justru ingin para pemain yang belum banyak mendapat kesempatan terus memberikan tekanan kepada pemain yang saat ini menjadi pilihan utama.

"Kalau ada lebih dari satu pemain di posisi yang sama, perlu ada persaingan. Saya harus pastikan pemain ada di bawah tekanan, karena ada yang siap menggantikan. Itu yang kami butuhkan," jelas Van Gastel.

Menurut Van Gastel, persaingan semacam itu menjadi salah satu hal yang berjalan baik di skuad PSIM musim lalu. Pemain yang tidak banyak mendapat menit bermain tetap menjaga kerja kerasnya dalam latihan hingga akhirnya mampu mendapatkan kesempatan tampil.

Karena itu, dia tidak ingin status sebagai starter setelah dua pertandingan awal membuat seorang pemain merasa posisinya sudah aman. Performa dalam latihan maupun pertandingan tetap menjadi pertimbangan untuk menentukan komposisi berikutnya.

Dengan kompetisi yang masih berada di fase awal, Van Gastel masih memiliki waktu panjang untuk mengevaluasi komposisi skuad. Dua laga pertama baru menjadi awal dari perjalanan 34 pekan BRI Super League 2026/2027.

"Musim lalu kami melakukan itu dengan baik. Pemain yang lebih sedikit bermain tetap bekerja keras dan terus memberi tekanan. Lalu di saat tertentu, beberapa dari mereka mulai bermain. Itu yang kami butuh," tegasnya. (iza/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
BRI Super League 2026/2027 pemain Laskar Mataram Jean Paul van Gastel PSIM Jogja