RADAR JOGJA - Jose Mourinho memuji potensi luar biasa Yan Diomande namun mengatakan pemain sayap itu masih memiliki banyak hal untuk dipelajari setelah tampil sebagai starter untuk pertama kalinya bagi Real Madrid dalam kemenangan 4-1 di La Liga melawan Rayo Vallecano pada Minggu (13/9) dini hari.
Gol-gol dari Kylian Mbappe, Alvaro Carreras, dan Jude Bellingham membawa Los Blancos unggul 3-0 saat turun minum di Bernabeu, sebelum Sergio Camello mencetak gol balasan untuk Rayo, dan Mbappe mencetak gol lagi di masa tambahan waktu.
Diomande sebelumnya hanya tampil singkat sebagai pemain pengganti sejak tiba dari RB Leipzig bulan lalu, namun ia bermain selama 72 menit dalam kemenangan itu.
Baca Juga: Tottenham Masih Puasa Kemenangan, Robert De Zerbi Klaim Timnya Kurang Percaya Diri
"Diomande terus berkembang secara bertahap," ujar pelatih Mourinho.
"Dia belum lama berkecimpung di sepak bola Eropa level atas. Dia baru menjalani musim lalu di Leipzig dan tidak lebih dari itu. Dia masih harus banyak belajar secara taktis.
"Namun, Anda bisa melihat dia memiliki potensi luar biasa dalam situasi satu lawan satu, kemampuan mengirim umpan silang, dan tembakannya. Dia adalah pemain yang sangat kuat yang memberikan kami banyak pilihan. Dia bisa bermain di posisi Vinicius Junior atau di sisi kanan... Saya ingin melihat Diomande berkembang, karena saya sudah tahu apa yang bisa diberikan oleh pemain lainnya kepada saya."
Baca Juga: Gunung Sakurajima Erupsi Lagi, Kota Kagoshima Diselimuti Hujan Abu Vulkanik
Mourinho mengatakan para pemainnya mengalami kelelahan setelah kemenangan berat di Liga Champions melawan Inter Milan pada pertengahan pekan, sehingga mulai kesulitan seiring berjalannya babak kedua.
"Pertandingan itu hanya berlangsung 45 menit," kata sang pelatih.
"Empat puluh lima menit, pertandingan selesai, tidak ada lagi yang perlu dikatakan. Saya tahu tim tidak memiliki kekuatan fisik atau mental untuk melanjutkan permainan di babak kedua seperti yang mereka lakukan di babak pertama. Jude Bellingham bermain selama 10 menit terakhir hampir tanpa sisa tenaga."
Baca Juga: Lebih Dekat dengan Sasmiati Satya Widyastuti, Berdayakan Sesama lewat SAS Center di Kota Magelang
"Ini soal energi fisik, tetapi juga mental; bukan hanya intensitas yang menurun, melainkan juga konsentrasi, sehingga terjadi lebih banyak kesalahan... Berbekal pengalaman saya di Liga Champions, saya tahu pertandingan akan berjalan seperti itu. Kami ingin mengawali laga dengan kuat dan menuntaskannya, dan itulah yang kami lakukan."
Vinicius, yang sempat dicemooh sebagian penggemar pada pertengahan pekan memberikan assist untuk gol Bellingham dan mendapat pelukan dari Mourinho saat ia ditarik keluar menjelang akhir pertandingan.
"Secara fisik, kondisinya lebih baik dari sebelumnya; ia hanya butuh jarak satu milimeter untuk mencapai kecepatan tertingginya," ujar Mourinho.
Baca Juga: Jangan Paksa Daerah Otonom Berutang
"Secara mental, ia sangat kuat. Ia mengenal Real Madrid lebih baik daripada siapa pun... Saat ini fokusnya adalah pada assist dan pemahaman aspek pertahanan permaina], sementara gol-gol itu pasti akan datang."
Editor : Satria Putra Sejati