RADAR JOGJA - Enzo Maresca mengatakan belanja besar-besaran Manchester City di musim panas diperlukan jika ingin menantang Arsenal musim ini.
The Citizens memberikan debut kepada Enzo Fernandez dan Iliman Ndiaye dalam kemenangan 1-0 atas Coventry pada Sabtu (5/9) mlaam.
Dua pemain tersebut adalah bagian terakhir dari pembangunan kembali musim panas yang menelan biaya lebih dari £450 juta (Rp 10,7 triliun).
Baca Juga: Jumlah Mahasiswa Baru UMY Meningkat Pesat, Gaet Ribuan Maba dari Lintas Agama hingga Luar Negeri
Dan setelah mengalahkan Coventry, Maresca ingin membenarkan pengeluaran tersebut setelah mengamati dengan cermat awal Arsenal di Premier League.
“Jika Anda melihat sejak Community Shield, Arsenal memainkan dua pertandingan lagi melawan Coventry dan Aston Villa dan melakukan lima pergantian di setiap pertandingan,” kata bos City itu.
“Dua pemenang Piala Dunia, Mikel Merino dan Martin Zubimendi, dua pemain Inggris, Eberechi Eze dan Noni Madueke, dan satu lagi saya tidak ingat, saya kira itu Piero Hincapie.
Baca Juga: Wujudkan Rantai Bisnis Kopi yang Kuat Lewat ICBS 2026
“Pada akhirnya, jika Anda ingin berada di sana, Anda memerlukan pilihan. Arsenal punya opsi. Kami punya pilihan. Lebih banyak tim yang punya opsi jadi bukan hanya kami. Saya sangat senang dengan pilihan yang kami miliki, itu adalah sesuatu yang penting bagi kami jika Anda ingin bersaing.”
Fernandez, yang tiba di Etihad dengan rekor transfer Inggris pada hari batas waktu, awalnya ditempatkan di bangku cadangan melawan Coventry sebelum dipanggil terlambat untuk menggantikan Nico O'Reilly, yang cedera saat pemanasan.
Ndiaye memulai di sisi kiri dan Ayyoub Bouaddi masuk dari bangku cadangan di babak kedua.
Baca Juga: Industri Kopi di Jogja Kian Bergairah, Konsumen Mulai Melek Kualitas hingga Asal Beans
Namun semua wajah baru dikalahkan oleh rekrutan musim panas lainnya, Elliot Anderson, yang dinobatkan sebagai man-of-the-match setelah menyelesaikan lebih banyak umpan daripada gabungan seluruh tim Coventry.
“Dia sangat bagus melawan Palace. Dia juga sangat bagus melawan Bournemouth karena baru satu minggu bersama kami ketika kami menggantinya karena kram.
“Tetapi hal terbaik dari Elliot adalah hari demi hari. Dia bertanya bagaimana dia bisa belajar, kami duduk bersamanya dalam analisis video satu lawan satu dan dia ingin menjadi lebih baik dan itu adalah hal terbaik untuk pemain mana pun.”
Baca Juga: Bandara Soekarno-Hatta Ditutup 6 September 2026 akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Editor : Satria Putra Sejati