Sebelum Bertolak ke Bali, Pemain PSS Sleman Latihan Khusus Set Piece 

Rizky Wahyu Arya Hutama • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 21:17 WIB

 

Para pemain PSS Sleman saat berlatih set piece. 
Para pemain PSS Sleman saat berlatih set piece. 

 

 

 

 

PSS Sleman nampaknya memang tak mau main-main dalam menatap laga perdana kompetisi Super League musim 2026/2027 mendatang. Sebab jelang menghadapi Bali United di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Jumat (4/9) malam nanti, tim berjuluk Laskar Sembada tersebut terus menggembleng fisik dan taktik para pemain. 

 

Salah satu menu latihan yang menjadi porsi utama skuad Super Elja dalam sepekan terakhir adalah pemantapan skema bola mati. Sebab tim pelatih menilai efektivitas skema set piece menjadi krusial dalam peta persaingan sepak bola modern saat ini.

 

​Asisten Pelatih PSS Sleman Demerson Bruno Costa mengatakan, situasi bola mati kerap menjadi pembeda dan penentu hasil akhir sebuah pertandingan.

Baca Juga: Verval KDMP di Kulon Progo Tertahan, PT Agrinas Belum Serahkan Fasilitas-Dokumen Perencanaan  

 Oleh karena itu, jelang melakoni kompetisi Super League musim 2026/2027 ini, antisipasi serta eksekusi set piece harus diasah dengan matang. "Sekarang kita bisa lihat sepak bola modern, ya. Penting sekali. Kami lihat berapa situasi cetak gol di seluruh dunia pasti ada dari set piece," jelasnya, Rabu (2/9).

 

Bukan tanpa alasan PSS Sleman terus mematangkan skema set piece tersebut. Sebab menurut Demerson Bali United memiliki catatan khusus terkait bola mati. Serdadu Tridatu julukan Bali United dikenal sangat berbahaya saat memanfaatkan peluang set piece, namun di sisi lain juga memiliki celah yang bisa dimanfaatkan.

 

"Ini sudah tahu, ini satu kekuatan dari Bali juga, dan juga kekurangan dari mereka. Jadi, kami harus siap cara bertahan untuk bisa jaga situasi itu. Saat kami menyerang, kami juga harus ciptakan situasi berbahaya dan cetak gol dari set piece," bebernya. 

 Baca Juga: Jamu Persita di Laga Perdana, Pelatih PSIM Jogja Van Gastel Menolak Hat-Trick Kalah

​Tak hanya mengasah taktik dari pinggir lapangan, Demerson mengungkapkan jika staf pelatih juga mendorong para pemain untuk lebih aktif berdiskusi dan mengambil keputusan di lapangan saat mengeksekusi bola mati.

 

Staf pelatih, kata dia, selalu memberi contoh, tapi pemain juga harus bisa membawa situasi hendak melakukan apa. “Penting ada diskusi dan bicara, jadi kalau mereka ingin lakukan skema tertentu di lapangan, mereka bisa jalankan dengan baik," tandasnya. (ayu/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
Demerson Bruno Costa PSS PSS Sleman set piece bali united