Newcastle United 2-2 Liverpool, Iraola Puji Performa Alexander Isak Meski Tak Cetak Gol

Satria Putra Sejati • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 10:19 WIB
Pelatih Liverpool, Andoni Iraola.
Pelatih Liverpool, Andoni Iraola.

RADAR JOGJA - Pelatih kepala Liverpool, Andoni Iraola menyebut performa Alexander Isak saat melawan Newcastle United sebagai langkah bagus, meskipun sang penyerang gagal mencetak gol dalam laga yang berakhir imbang 2-2 di St. James' Park pada Minggu (24/8) malam.

Isak mendapat sambutan tidak bersahabat saat kembali ke mantan klubnya, yang ia tinggalkan demi bergabung dengan Liverpool musim panas lalu.

Meski pemain berusia 26 tahun itu hanya memiliki sedikit peluang emas di Tyneside, pertandingan ini menandai kali pertama ia bermain penuh selama 90 menit untuk The Reds, sesuatu yang dianggap Iraola sebagai hal positif yang besar.

Baca Juga: Torino 1-2 AC Milan, Adrien Rabiot Tampil Cemerlang saat Ruben Amorim Tandai Era baru Rossoneri

"Saya rasa dia sudah mengantisipasi atmosfer seperti itu," ujar Iraola.

"Itu bukan kejutan besar baginya. Dia sudah berusaha semaksimal mungkin. Dia memberikan posisi yang bagus saat menguasai bola, dan mungkin sempat berada dalam beberapa situasi untuk melakukan penyelesaian akhir di dalam kotak penalti, meski mungkin bukan peluang sejelas yang kami harapkan," imbuhnya.

"Namun, saya menghargai kegigihannya untuk terus menekan dan berjuang sepanjang pertandingan, dan menurut saya itu adalah langkah bagus bagi Alex," lanjutnya.

Baca Juga: Elche 0-5 Barcelona, Raphinha dan Fermin Cetak Brace saat Blaugrana Awali Musim dengan Sempurna

Liverpool sempat tertinggal dua kali dari Newcastle dan tampak akan mengawali era Iraola dengan kekalahan, sebelum Dominik Szoboszlai dengan tenang mengeksekusi penalti pada menit kesembilan waktu tambahan.

"Karena kami mencetak gol di akhir laga, rasanya jadi lebih manis," kata Iraola.

"Sebelum pertandingan, mungkin kami tidak akan mengharapkan hasil seperti ini. Namun, ini adalah buah dari usaha kami karena kami terus menekan Newcastle dan harus bersabar hingga akhir. Saya rasa kami sudah melakukan lebih dari cukup untuk mencetak gol itu. Seandainya kami mencetak gol lebih awal, mungkin jalannya pertandingan akan berpihak pada kami."

Baca Juga: UGM Perkuat Literasi Jaminan Kesehatan Sosial, Lansia dan Kader Posyandu Dusun Pendem

"Mereka bilang statistik lebih memihak kami dalam hal jumlah peluang dan kreasi serangan, namun memang benar mereka bisa saja berdalih bahwa karena sedang unggul, mereka tidak perlu terus menekan dan lebih memilih mempertahankan hasil pertandingan.

"Terkait upaya menekan Newcastle, pada babak pertama kami gagal menuntaskan peluang; kami berada di tepi maupun di dalam kotak penalti namun tidak menyelesaikan permainan dengan tembakan. Mereka mencetak gol pertama justru karena kami gagal menuntaskan peluang dan mereka mendapatkan kesempatan.

"Di babak kedua, kami bermain lebih efektif serta memberikan tekanan yang jauh lebih intens melalui situasi bola mati, umpan silang, dan berbagai aksi di dalam kotak penalti. Hasil ini adalah buah dari kerja keras kami; meski hanya satu poin, setidaknya ini adalah hasil yang memang layak kami dapatkan."

Baca Juga: JAWA POS - RADAR JOGJA, EDISI SENIN, 24 AGUSTUS 2026

Editor : Satria Putra Sejati
liverpool newcastle united premier league Andoni Iraola