Espanyol 1-2 Real Madrid, Carlos Espi Pahlawannya, Jose Mourinho Bela Vinicius Junior

Satria Putra Sejati • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:29 WIB
Carlos Espi cetak gol kemenangan Real Madrid atas Espanyol di laga pembuka LaLiga.
Carlos Espi cetak gol kemenangan Real Madrid atas Espanyol di laga pembuka LaLiga.

RADAR JOGJA - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho membela Vinicius Junior dengan mengatakan bahwa bintang asal Brasil itu menjadi korban perundungan setelah terlibat perselisihan dengan para pemain Espanyol dan penonton dalam kemenangan 2-1 Madrid di LaLiga/ Liga Spanyol pada Minggu (23/8) dini hari.

Sundulan Jude Bellingham membawa Los Blancos unggul pada menit kesembilan di RCDE, namun Alex Calatrava menyamakan kedudukan bagi tuan rumah sebelum turun minum.

Real Madrid terus berupaya mencetak gol kemenangan namun harus menunggu hingga menit ke-90, saat pemain pengganti Carlos Espi mencetak gol lewat penyelesaian cerdas di dalam kotak penalti kecil untuk memastikan tiga poin bagi tim asuhan Mourinho.

Baca Juga: Brentford Hajar Tottenham Hotspur yang Sudah Kucurkan Dana Besar di Bursa Transfer

Vinicius tampak dilanggar oleh Calatrava pada awal pertandingan dan kemudian menerima kartu kuning akibat perselisihan dengan pemain yang sama.

"Vini bukan orang suci, tapi apa yang dilakukan orang-orang terhadapnya sudah keterlaluan," ujar Mourinho dalam konferensi pers usai pertandingan.

"Hal itu bermula sejak menit pertama. Ada polanya: satu lawan berganti ke lawan berikutnya, 'Saya melanggarnya, lalu giliranmu melanggarnya; kalau saya sudah kena kartu kuning, giliranmu yang melakukannya...'"

Baca Juga: Preview Manchester City vs Bournemouth: Era Enzo Maresca Dimulai, Haaland Siap Mengamuk di Etihad?

"Itu membuat dia frustrasi. Dia harus memiliki pengendalian emosi yang sangat baik. Saya katakan kepada Vini bahwa meskipun kamu mencetak gol, berhati-hatilah saat merayakannya, agar tetap bisa bermain di lapangan. Situasinya memang sulit. Kita hidup di era sosial yang menentang perundungan, namun dalam kasus Vini, kita masih berada di era perundungan, baik itu dari lawan maupun dari publik."

Kemenangan ini diraih dalam pertandingan pertama Mourinho setelah kembali menangani Real Madrid untuk periode kedua, sekitar 13 tahun setelah ia meninggalkan klub tersebut.

Ia sebelumnya melatih tim ini pada tahun 2010 hingga 2013, serta memenangkan gelar Liga Spanyol dan Copa del Rey.

Baca Juga: MAN 2 Sleman Semarak HUT ke-81 RI lewat Glowfesta, Kawinkan Nilai Peduli Lingkungan dengan Edukasi

Mourinho juga memuji Bellingham, yang kembali mengikuti latihan pramusim pekan lalu setelah tampil gemilang bersama timnas Inggris musim panas ini.

"Saat kita berbicara tentang pemain-pemain terbaik dunia, Real Madrid memilikinya dalam jumlah banyak, dan ketiga pemain ini (Bellingham, Vinicius, dan Kylian Mbappe) memberikan dampak besar di Piala Dunia," ujar Mourinho.

"Saya sempat ragu apakah harus memainkannya sejak awal atau memasukkannya sebagai pemain pengganti.

Baca Juga: Kembali ke 1945, Semarak HUT Kemerdekaan RI Warga RT 01 RW 8 Condongcatur Cosplay Pahlawan

"Saya tidak tahu apakah keputusan saya memainkannya sejak awal itu tepat, namun secara fisik dan mental dia sangat kuat. Bagi saya, inilah posisi yang tepat baginya; berkat koneksinya dengan para penyerang, dia bisa mencetak gol. Dia harus bermain dekat dengan gawang. Jika bermain di posisi nomor 6 atau nomor 8, kita akan kehilangan keunggulannya dalam hal kedekatan dengan gawang. Saya menyukai Jude yang seperti ini."

Selanjutnya, Real Madrid akan menjamu Real Sociedad pada hari Kamis dalam pertandingan kandang pertama musim ini di Stadion Bernabéu.

Editor : Satria Putra Sejati
espanyol real madrid liga spanyol laliga jose mourinho