Mengenal League Cup 2026/2027, Kompetisi Baru yang Bakal Diikuti PSIM Jogja Selain BRI Super League

Fahmi Fahriza • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:48 WIB
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)

 

JOGJA - Kompetisi sepak bola Indonesia musim 2026/2027 bakal memiliki satu ajang tambahan. Selain BRI Super League dan Championship, ILeague bersama PSSI memperkenalkan League Cup yang akan berjalan paralel dengan kompetisi liga.

Bagi sebagian pihak, nama League Cup mungkin masih terdengar asing. Karena memang kompetisi tersebut baru kembali diperkenalkan untuk musim 2026/2027 setelah tidak menjadi bagian dari kalender kompetisi dalam beberapa musim terakhir.

League Cup sendiri dijadwalkan mulai bergulir 3 November 2026. PSIM Jogja menjadi salah satu klub yang akan ambil bagian dalam kompetisi tersebut bersama klub-klub peserta Super League dan Championship. ILeague sendiri menyusun ajang ini sebagai kompetisi tambahan untuk memperluas ruang bertanding klub sekaligus menambah menit bermain pemain.

Berbeda dengan turnamen pramusim, League Cup berlangsung ketika kompetisi liga sudah berjalan. Fase awalnya bahkan akan digelar di tengah perjalanan Super League 2026/2027 yang dimulai pada September.

Baca Juga: Perahu Terbalik Dihantam Gelombang Tinggi di Perairan Ngumbul, Tiga Nelayan Selamat

Sejauh ini, ILeague telah menetapkan tiga periode pertandingan untuk fase grup. Matchday pertama berlangsung pada 3-5 November 2026, kemudian matchday kedua pada 24-26 November, dan matchday ketiga pada 1-3 Desember 2026.

Seluruh pertandingan fase grup dijadwalkan pada hari kerja atau weekday. Penempatan tersebut dilakukan agar League Cup dapat berjalan berdampingan dengan kompetisi domestik maupun agenda sepak bola internasional, termasuk kompetisi antarklub Asia dan agenda Timnas Indonesia.

Setelah fase awal, kompetisi berlanjut ke babak 12 besar pada 15-17 Januari 2027. Kemudian delapan tim akan memperebutkan tiket semifinal dalam babak perempat final yang dijadwalkan berlangsung pada 30-31 Januari 2027.

Dua wakil Indonesia yang tampil di kompetisi antarklub AFC akan bergabung pada fase perempat final. Dengan demikian, total delapan tim akan bersaing menuju semifinal yang dijadwalkan berlangsung 21 April 2027.

 

Partai puncak League Cup sementara dijadwalkan pada 19 Mei 2027. Namun, ILeague membuka kemungkinan penyesuaian jadwal final apabila wakil Indonesia di kompetisi AFC maupun AFF Shopee Cup melaju jauh dan menjadi finalis League Cup.

Meski kalendernya sudah ditetapkan, detail teknis kompetisi masih menunggu pengumuman ILeague. Operator belum merilis secara lengkap hasil undian, pembagian grup, regulasi pertandingan, serta mekanisme pelaksanaan League Cup. Karena itu, format detail masing-masing fase masih perlu menunggu regulasi resmi.

Bagi PSIM, kehadiran League Cup otomatis menambah agenda pertandingan dalam musim 2026/2027. Situasi tersebut membuat kedalaman skuad menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan tim pelatih.

Pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel bahkan melihat tambahan pertandingan sebagai tantangan tersendiri. Menurutnya, semakin banyak laga dalam waktu yang berdekatan berpotensi meningkatkan risiko cedera pemain.

Baca Juga: 128,91 Ton Benih Jagung Disalurkan ke Gunungkidul, Sasar Lahan Seluas 8.594 Hektare

"Karena ada League Cup, kami harus siap untuk laga-laga ini. Mungkin akan ada pemain cedera di semua tim karena banyaknya laga di waktu singkat, hal yang belum terbiasa bagi tim-tim Indonesia. Jadi, itu akan menantang,"  ujar Van Gastel, Selasa (18/8).

Karena fase awal League Cup hanya menyediakan tiga pertandingan, pelatih asal Belanda ini juga tidak ingin klub mengambil keputusan transfer secara terburu-buru hanya demi menghadapi turnamen tersebut.

"Pertimbangannya adalah apakah perlu mendatangkan pemain tambahan atau tidak. Tapi, secara umum jika saya punya 22 pemain dan empat kiper, saya sudah puas," katanya.

Pertimbangan serupa sebelumnya sudah terlihat dari persiapan PSIM menghadapi musim baru. Manajer PSIM Iksan Mahar mengatakan tim bahkan menyiapkan simulasi pertandingan dengan ritme dua laga dalam satu pekan sebagai bagian dari persiapan menghadapi kemungkinan padatnya jadwal.

"Di akhir menjelang launching, sepekan kita akan coba mainkan simulasi seperti kalau ada League Cup. Jadi akan main dua kali dalam sepekan," ujar Iksan.

Dengan demikian, League Cup bukan sekadar tambahan nama dalam kalender kompetisi. Bagi PSIM, turnamen tersebut juga akan menguji sejauh mana kedalaman skuad mampu menopang perjalanan panjang musim 2026/2027.

Di sisi lain, kompetisi tambahan ini juga dapat menjadi ruang bagi pemain yang minim menit bermain di Super League untuk mendapatkan kesempatan tampil dalam pertandingan resmi. Hal tersebut sejalan dengan tujuan awal I.League menghadirkan League Cup, yakni menambah jam bermain pemain sekaligus memperluas ruang kompetitif bagi klub-klub Indonesia.

Dengan kick-off yang tinggal beberapa bulan lagi, PSIM kini tidak hanya dituntut mempersiapkan diri menghadapi Super League. Laskar Mataram juga harus mulai menghitung kebutuhan skuad, rotasi pemain, serta pengelolaan kondisi fisik untuk menghadapi tambahan kompetisi tersebut. (iza/laz)

Jadwal sementara League Cup 2026/2027:

 - 3–5 November 2026: Fase grup matchday 1

- 24–26 November 2026: Fase grup matchday 2

- 1–3 Desember 2026: Fase grup matchday 3

- 15–17 Januari 2027: Babak 12 besar

- 30–31 Januari 2027: Perempat final

- 21 April 2027: Semifinal

- 19 Mei 2027: Final

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
ILeague League Cup BRI Super League championship PSIM Jogja