RADAR JOGJA - Penyerang Inter Miami, Lionel Messi, memberikan penghormatan atas peran yang dimainkan ayahnya, Jorge Messi, dalam perjalanan kariernya. Ia juga mengungkapkan betapa sulitnya memimpin Argentina di Piala Dunia musim panas lalu saat kondisi kesehatan sang ayah terus menurun.
Setelah menjalani perawatan selama beberapa bulan terakhir akibat penyakit yang tidak disebutkan secara spesifik, Jorge Messi meninggal dunia akhir pekan lalu di sebuah rumah sakit di kota Rosario, Argentina tengah. Ia berusia 68 tahun.
"Ayah, aku masih tidak percaya Ayah sudah tiada," tulis Messi di media sosial.
"Sulit membayangkan bahwa aku tidak akan melihat Ayah lagi; bahwa kita tidak akan berbincang lagi. Aku tahu Ayah menderita dan ini adalah jalan terbaik, namun Ayah pergi terlalu cepat. Masih banyak hal yang ingin kita nikmati bersama.
Baca Juga: Elliot Anderson Bantah Hampir Pindah ke Manchester United Meskipun Banyak Bujukan
"Ayah adalah ayahku, sahabatku, dan agenku. Ayah selalu menjadi sosok yang hadir di setiap momen penting. Ayah tidak pernah salah. Ayah selalu benar. Pada akhirnya, segalanya terjadi persis seperti yang Ayah katakan.
"Aku akan sangat merindukan Ayah, namun Ayah akan selalu hadir, terutama dalam mendidik anak-anakku, karena aku akan mengajar dan mendidik mereka sebagaimana Ayah mendidikku."
Jorge Messi pindah ke Barcelona saat Lionel Messi berusia 13 tahun demi mendukung karier putranya. Ia senantiasa mendampingi Messi saat sang anak tumbuh menjadi pemain terbaik dunia, memenangkan Ballon d'Or delapan kali, meraih berbagai trofi bersama Barca, serta menjuarai Piala Dunia bersama Argentina.
Namun, seiring memburuknya kondisi kesehatan awal tahun ini, ia tidak dapat hadir menyaksikan Piala Dunia musim panas lalu di Amerika Utara.
Baca Juga: PSG Kalahkan Aston Villa untuk Amankan Gelar Juara UEFA Super Cup
Meski demikian, Lionel Messi berhasil membawa Argentina melaju ke partai final sembari terus berharap sang ayah bisa menyaksikan pertandingan berikutnya.
"Ayah berkali-kali memintaku untuk bermain di Piala Dunia terakhir ini, padahal kondisi Ayah justru sedang sangat buruk tepat sebelum turnamen dimulai," lanjut unggahan tersebut.
"Itu adalah kali pertama Ayah tidak hadir di turnamen, namun Ibu bilang Ayah akan membaik dan bisa bepergian. Aku berjanji pada Ayah bahwa kita akan mencapai final supaya Ayah bisa datang.
"Setiap kali pertandingan usai, aku selalu menantikan pesan-pesan dari Ayah. Saat itulah saya menyadari betapa parahnya situasi tersebut. Namun, saya terus memikirkan untuk melangkah sejauh mungkin, demi memberi Anda waktu dan agar Anda bisa menyaksikan pertandingan jika kami mencapai final.
Baca Juga: Bukan Arne Slot, Belanda Tunjuk Xavi Hernandez sebagai Pelatih Kepala hingga Piala Dunia 2030
"Tapi Anda tidak bisa berada di sana. Saya ingin memenangkannya, membawanya pulang, dan memperlihatkan Piala Dunia itu kepada Anda lagi. Saya tidak bisa; kaki saya sudah tidak sanggup lagi. Saya sudah berusaha, tapi saya tidak mampu.
"Anda mengira kami kalah di final lewat adu penalti. Kami tidak bisa membicarakan apa pun yang telah terjadi. Saya tidak bisa menikmati apa pun.
"Pada akhirnya kami memang bukan juara, tapi Anda tidak tahu betapa kami menikmati setiap pertandingan. Anda benar lagi: saya memang harus berada di sana dan bermain di Piala Dunia.
"Saya menceritakan ini karena inilah satu-satunya hal yang tidak sempat kami bicarakan, sebab hal-hal lainnya sudah Anda ketahui. Kami berbicara setiap hari dan bertemu kapan pun jadwal saya mengizinkan.
Baca Juga: Ekonomi Kreatif Terus Tumbuh, DPRD Kebumen Dorong Perda dengan Pendekatan Hexahelix
"Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan tanpamu, bagaimana saya akan melangkah ke depan. Selama ini saya hanya bermain sepak bola, dan kini saya diliputi keraguan mengenai apa yang akan saya lakukan selanjutnya.
"Anda mendampingi saya sejak awal, padahal waktu yang tersisa hingga akhir [karier saya] tinggal sedikit lagi. Mengapa Anda tidak bertahan sedikit lebih lama saja agar kita bisa menyelesaikannya bersama-sama?"
Selain istrinya, Celia Cuccittini, Jorge Messi meninggalkan empat orang anak: Lionel Messi beserta dua kakak laki-lakinya, Rodrigo dan Matias, serta adik perempuan Lionel, Maria Sol.
Berbagai pesan dukungan dari dunia sepak bola mengalir untuk keluarga Messi; bek Inter Miami, Facundo Mura, menyatakan bahwa seluruh tim turut merasakan duka atas meninggalnya ayah dari rekan setim mereka.
Baca Juga: Poffen Jogja Punya Rollcake Mocha Ovomaltine, Bolu Lembut dengan Sensasi Crunchy yang Bikin Nagih
Cristiano Ronaldo juga memberikan komentar pada unggahan tersebut: "Pelukan hangat untukmu dan keluarga di masa-masa sulit ini, Leo. Semoga diberi kekuatan."
Sementara itu, pelatih Inter Miami, Guillermo Hoyos, mengatakan bahwa saat ini belum ada jadwal pasti mengenai kapan Lionel Messi akan kembali bermain setelah kepergian Jorge.
Editor : Satria Putra Sejati