Polisi Geledah Kantor Asosiasi Sepak Bola Korea KFA Terkait Penyelidikan Perekrutan Hong Myung-bo

Satria Putra Sejati • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 10:29 WIB
Mantan pelatih Korea Selatan, Hong Myung-Bo.
Mantan pelatih Korea Selatan, Hong Myung-Bo.

RADAR JOGJA - Polisi menggeledah kantor Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) pada hari Kamis sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan ketidakberesan dalam penunjukan Hong Myung-bo sebagai pelatih tim nasional Korea Selatan pada tahun 2024.

Tim penyidik ​​menggeledah markas besar KFA di Cheonan, sekitar 90 kilometer (56 mil) di selatan Seoul, serta kantor KFA di pusat kota Seoul, untuk mencari bukti adanya intervensi yang tidak semestinya oleh para pejabat dalam proses perekrutan tersebut.

Penyelidikan polisi dimulai tak lama setelah penunjukan Hong, namun sempat terhenti pada musim panas lalu setelah hampir dua tahun berjalan tanpa hasil yang pasti.

Baca Juga: Saga Transfer Rodri, Barcelona dapat Lampu Hijau, Real Madrid Gigit Jari?

Kasus ini kembali mendapat perhatian di tengah kemarahan publik setelah Korea Selatan tersingkir di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026.

Hong, yang sebelumnya juga memimpin tim pada Piala Dunia 2014, mengundurkan diri setelah turnamen tersebut, begitu pula Chung Mong-gyu yang menjabat sebagai presiden federasi.

Keduanya sempat hadir dalam sidang dengar pendapat parlemen di Majelis Nasional, Seoul, pada bulan Juli.

Baca Juga: FIFPRO Menuduh Gianni Infantino Melakukan Penyalahgunaan Kekuasaan Terkait Rencana Piala Dunia

Mantan direktur teknis KFA, Lee Lim-saeng, dilaporkan menawarkan pekerjaan tersebut kepada Hong di sebuah toko roti di dekat kediaman sang pelatih.

Kementerian Olahraga Korea Selatan menyatakan pada tahun 2024 bahwa pertemuan Lee dengan Hong tidak memenuhi syarat sebagai wawancara resmi dan bahwa KFA telah melanggar aturan perekrutannya sendiri.

Namun, kementerian tersebut tidak menemukan bukti adanya tindakan ilegal.

Baca Juga: Bupati Gunungkidul Endah Subekti Minta Tol Jangan Berhenti di Bokoharjo, tapi Sampai Nglanggeran

"Saat menerima tawaran itu, saya mengira mereka telah menempuh prosedur yang semestinya," ujar Hong dalam sidang dengar pendapat parlemen.

"Mungkin ada anggapan bahwa prosesnya kurang transparan, namun saya tidak pernah sekalipun meminta perlakuan khusus," jelasnya.

Menurut laporan media setempat, polisi telah memeriksa Hong pada hari Selasa.

Baca Juga: Dugaan Awal KPPG Sleman terkait Keracunan MBG di Nanggulan, Lauk Ayam Disimpan Lama

Hong merupakan kapten tim Korea Selatan yang berhasil mencapai semifinal Piala Dunia 2002, saat Korea Selatan dan Jepang menjadi tuan rumah bersama turnamen tersebut.

Editor : Satria Putra Sejati
hong myung-bo penyelidikan KFA Kantor Asosiasi Sepak Bola Korea KFA Korea Selatan