RADAR JOGJA - Persija Jakarta menutup kiprahnya di Piala Presiden 2026 dengan manis setelah mengalahkan Arema FC 3-1 pada laga perebutan peringkat ketiga.
Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8), Macan Kemayoran tampil efektif untuk mengamankan podium ketiga turnamen pramusim tersebut.
Persija membuka keunggulan cepat pada menit keenam melalui Witan Sulaeman. Gol tersebut lahir setelah Witan memanfaatkan umpan Fajar Fathurrahman untuk menaklukkan kiper Arema, Syahrul Trisna.
Baca Juga: Dugaan Keracunan MBG di Prambanan Sleman, 25 Siswa SD Terdampak
Arema FC mampu merespons pada menit ke-27. Salim Tuharea menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan bola liar hasil situasi tendangan bebas yang lebih dulu menciptakan kemelut di kotak penalti Persija. Skor imbang bertahan hingga turun minum meskipun Arema sempat membalikkan keadaan, namun dianulir oleh VAR.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung lebih terbuka. Persija kembali unggul pada menit ke-73 melalui Arlyansyah Abdulmanan yang sukses memanfaatkan peluang untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Kemenangan Macan Kemayoran dipastikan oleh Victor Dethan pada menit ke-87. Gol tersebut menutup pertandingan dengan skor 3-1 sekaligus memastikan tim asuhan Shin Tae-yong finis di peringkat ketiga Piala Presiden 2026.
Baca Juga: Sudah Masuk SMP tapi Masih Berseragam SD, Seragam Gratis Belum Dibagikan: Ini Alasan Pemkab Bantul
Hasil ini menjadi penutup positif bagi Persija setelah gagal melaju ke final usai disingkirkan Persib Bandung di babak semifinal.
Selain meraih posisi ketiga, kemenangan atas Arema juga menjadi modal berharga bagi Shin Tae-yong untuk mempersiapkan tim menghadapi Super League 2026/2027.
Selama turnamen, pelatih asal Korea Selatan itu memanfaatkan Piala Presiden sebagai ajang menguji taktik, membangun chemistry tim, serta memberi kesempatan bermain kepada sejumlah pemain muda.
Baca Juga: Sebanyak 18 Organisasi Profesi Indonesia Berkoalisi Tangani TBC di Sleman, Begini Cara Kerjanya!
Di sisi lain, Arema FC harus puas mengakhiri turnamen di posisi keempat. Meski gagal membawa pulang hasil positif, Singo Edan tetap memperoleh banyak bahan evaluasi sebelum mengarungi kompetisi resmi musim baru.
Editor : Satria Putra Sejati