RADAR JOGJA - Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, menegaskan timnya tidak akan hanya memberi perhatian khusus kepada Mitchell Baker saat menghadapi Timnas Indonesia pada lanjutan Grup A ASEAN Championship 2026.
Menurut pelatih asal Korea Selatan tersebut, kekuatan utama skuad Garuda justru terletak pada permainan kolektif yang membuat mereka menjadi salah satu tim paling berbahaya di turnamen.
Laga Indonesia kontra Vietnam di fase grup ASEAN Championship 2026 akan berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (3/8), dalam pertandingan yang diprediksi menjadi penentu persaingan menuju babak berikutnya.
Baca Juga: Serapan KUR UMKM Bantul Tembus Rp 1,9 Triliun, Pemkab Optimistis Ekonomi Kreatif Kian Berkembang
Dalam konferensi pers pralaga di Stadion Pakansari, Minggu (2/8), Kim mengungkapkan bahwa tim pelatih Vietnam telah melakukan analisis menyeluruh terhadap permainan Indonesia.
"Kami sudah menganalisis Indonesia. Mereka memiliki skuad yang sangat kuat. Kami tidak hanya fokus kepada satu pemain, tetapi kepada seluruh tim," ujar Kim Sang-sik, dikutip dari Jawapos.com.
Kim mengakui Indonesia memiliki sejumlah pemain yang mampu menciptakan perbedaan di lapangan. Salah satunya adalah penyerang Mitchell Baker yang tampil impresif pada pertandingan sebelumnya.
Baca Juga: KPK Geledah Rumah Pengusaha di Purworejo, Bawa 32 Item Barang, Termasuk Mobil dan Moge
Meski demikian, ia menilai ancaman terbesar Indonesia bukan berasal dari satu individu, melainkan kerja sama antarpemain yang membuat permainan Garuda sulit dihentikan.
"Semua pemain harus kami waspadai. Mereka bermain sebagai sebuah tim dan itulah yang menjadi perhatian kami," imbuhnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan Vietnam tidak ingin terpaku pada satu nama, melainkan mempersiapkan strategi untuk meredam seluruh kekuatan Indonesia.
Kim Sang-sik menegaskan pertandingan melawan Indonesia memiliki arti penting bagi peluang Vietnam untuk melangkah ke fase berikutnya di Piala AFF 2026.
Meski harus bermain di hadapan puluhan ribu suporter tuan rumah, Vietnam tetap datang dengan target meraih tiga poin.
"Pertandingan besok sangat penting. Kami tahu ini laga tandang yang sulit, tetapi kami memiliki motivasi yang kuat dan ingin menang," tegas pelatih berusia 49 tahun tersebut.
Baca Juga: Rumah Warga Karangsambung Porak Porandoa usai Diseruduk Bus yang Hilang Kendali
Menurut Kim, Vietnam telah mempelajari sejumlah pertandingan Indonesia sehingga memiliki gambaran mengenai pola permainan yang kemungkinan akan diterapkan skuad Garuda.
Senada dengan sang pelatih, kiper Vietnam Patrik Le Giang mengakui Indonesia merupakan lawan yang sangat tangguh, terutama ketika tampil di hadapan pendukungnya sendiri.
Meski demikian, penjaga gawang Vietnam itu memastikan timnya tetap percaya diri karena telah melakukan persiapan secara maksimal.
Baca Juga: PSIM Jogja dan PSS Sleman Bertemu di Super League, Romo Sindhunata Peringatkan Bahaya Fanatisme Buta
"Kami tahu seberapa kuat Indonesia, terutama ketika bermain di stadion mereka. Namun kami fokus pada kekuatan kami sendiri dan sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertandingan besok," ujar Patrik.
Pertandingan Indonesia melawan Vietnam diperkirakan menjadi salah satu laga paling menentukan di Grup A Piala AFF 2026. Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan demi memperbesar peluang lolos ke babak semifinal.
Indonesia berambisi memanfaatkan keuntungan bermain di Stadion Pakansari untuk mengamankan poin penuh, sementara Vietnam datang dengan tekad mencuri kemenangan meski menghadapi atmosfer kandang yang dipastikan berlangsung meriah.
Dengan kualitas pemain yang dimiliki kedua tim serta rivalitas yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir, duel Indonesia kontra Vietnam diprediksi berlangsung sengit sejak menit pertama.
Editor : Satria Putra Sejati