RADAR JOGJA - Chelsea mendapat suntikan tenaga baru menjelang bergulirnya musim Premier League 2026/2027. Pelatih kepala Xabi Alonso mengaku sangat senang setelah Mykhailo Mudryk dipastikan dapat kembali memperkuat The Blues usai memenangkan banding atas sanksi doping yang sempat membuatnya absen hampir dua tahun.
Kabar tersebut datang hanya sekitar tiga pekan sebelum kompetisi Premier League dimulai, memberikan tambahan opsi penting bagi lini serang Chelsea yang tengah dibangun Alonso.
Mykhailo Mudryk terakhir kali tampil dalam pertandingan kompetitif pada November 2024 sebelum dijatuhi skorsing sementara setelah ditemukan adanya zat terlarang dalam hasil tes doping.
Baca Juga: Endrick Buka Keran Gol, Namun Real Madrid Gagal Menang di Laga Perdana Mourinho
Pemain sayap asal Ukraina itu kemudian menerima hukuman larangan bermain pada Juni 2025. Namun, ia berhasil memenangkan proses banding di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), sehingga kembali dinyatakan dapat bermain.
"Kami sangat senang untuknya, terutama untuk dirinya sendiri. Kami tidak bisa membayangkan apa yang telah dia lalui selama ini dan bagaimana perasaannya sekarang," ujar Alonso setelah Chelsea kalah 1-2 dari Tottenham Hotspur dalam laga uji coba pramusim di Sydney.
Alonso menegaskan seluruh elemen klub siap mendukung proses kembalinya Mudryk ke dalam skuad utama.
Baca Juga: Lima Kalurahan di Kulon Progo Terdampak Kekeringan Mendapat Penyaluran Droping Air Bersih
"Kami ingin dia kembali merasa menjadi bagian dari tim. Sudah lama dia tidak merasakan itu, dan dia mendapat dukungan penuh dari klub, rekan-rekan setim, serta staf pelatih," kata Alonso.
"Sejujurnya, kami tidak menyangka akan menerima kabar baik ini pada saat seperti sekarang. Karena itu kami sangat bahagia mengetahui dia akan kembali bersama kami," imbuhnya.
Mudryk dijadwalkan bergabung dengan skuad Chelsea dalam rangkaian tur pramusim berikutnya di Hong Kong.
Bagi Alonso, kualitas Mudryk bukanlah sesuatu yang asing. Pelatih asal Spanyol itu mengaku telah mengikuti perkembangan sang pemain sejak masih membela Shakhtar Donetsk.
"Saya ingat melihatnya bermain di Shakhtar. Dampaknya luar biasa. Dia sangat bagus dalam situasi satu lawan satu dan mampu menciptakan peluang seorang diri. Dia adalah pemain yang spesial," kata Alonso.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa proses adaptasi Mudryk tidak bisa dilakukan secara instan.
Setelah sekian lama hanya berlatih secara individu, pemain berusia 25 tahun itu membutuhkan waktu untuk mengembalikan kebugaran fisik, ritme pertandingan, serta beradaptasi dengan sistem permainan Chelsea.
Alonso memastikan tim pelatih akan berhati-hati dalam mengembalikan Mudryk ke performa terbaiknya.
"Dia telah melalui masa yang sangat berat. Frustrasi karena tidak bisa memainkan olahraga yang dia cintai pasti sangat sulit," jelas Alonso.
Baca Juga: Angka Pensiun Lebih Besar Dibanding Jumlah Rekrutan, SMP Negeri 2 Galur Mengalami Krisis Guru
"Sekarang dia sangat antusias. Kami ingin membantunya agar kembali merasa menjadi bagian dari tim," lanjutnya.
Menurut Alonso, perubahan dari latihan individu menuju latihan bersama skuad merupakan tantangan besar yang harus dilalui Mudryk.
"Setelah proses ini dimulai, kami akan melihat apakah perkembangannya berjalan cepat atau lambat. Yang terpenting sekarang adalah melakukan pekerjaan tersebut dengan benar," tegasnya.
Kembalinya Mudryk menjadi kabar positif bagi Chelsea yang sedang mempersiapkan diri menghadapi musim baru di bawah kepemimpinan Xabi Alonso.
Dengan jadwal kompetisi yang padat, kehadiran pemain berkecepatan tinggi seperti Mudryk diyakini akan memperkaya variasi serangan The Blues, sekaligus meningkatkan persaingan di lini depan.
Apabila mampu kembali menemukan performa terbaiknya, pemain Ukraina tersebut berpotensi menjadi salah satu senjata penting Chelsea dalam perburuan gelar musim 2026/2027.
Editor : Satria Putra Sejati