Carlo Ancelotti Konfirmasi Tolak Tawaran Italia, Pilih Bertahan Latih Brasil hingga Piala Dunia 2030

Satria Putra Sejati • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 09:29 WIB
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti konfirmasi menolak tawaran sebagai pelatih Italia.
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti konfirmasi menolak tawaran sebagai pelatih Italia.

RADAR JOGJA - Pelatih tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti mengonfirmasi bahwa dirinya sempat menerima tawaran untuk menangani tim nasional Italia. Namun, dia menolak kesempatan itu karena ingin menghormati komitmennya bersama Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF).

Ia menegaskan bahwa keputusannya bukan dipengaruhi persoalan kontrak, melainkan karena merasa memiliki tanggung jawab moral terhadap Brasil yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.

"Saya memiliki komitmen kepada CBF dan kepada negara ini karena mereka menyambut saya dengan sangat hangat sejak hari pertama," kata Ancelotti.

Pelatih berusia 67 tahun itu menambahkan bahwa dirinya ingin melanjutkan proyek bersama Brasil sebagai bentuk penghormatan atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.

Baca Juga: Chelsea Berpeluang Rekrut Jordan Henderson dengan Gratis Usai Resmi Tinggalkan Brentford

"Saya ingin tetap di sini. Saya berterima kasih kepada Federasi Italia, tetapi saya merasa keputusan yang tepat adalah tetap bersama negara yang telah menerima saya dengan sangat baik dan institusi yang memberi saya kesempatan untuk bekerja," lanjutnya.

Sebelumnya, Direktur Teknik Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Paolo Maldini, mengungkapkan bahwa pihaknya sempat menghubungi Ancelotti untuk menangani Gli Azzurri setelah kegagalan Italia lolos ke putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Maldini memiliki hubungan panjang dengan Ancelotti. Keduanya pernah menjadi rekan setim, sebelum kembali bekerja sama saat Ancelotti melatih AC Milan pada periode 2001 hingga 2009.

Baca Juga: Siapkan RSUD Tidar Kembangkan Hospital Tourism, Magelang Bidik Pasien dari Luar Daerah

Namun, pendekatan tersebut tidak membuahkan hasil karena Ancelotti memilih bertahan bersama Brasil.

Setelah gagal mendapatkan Ancelotti, FIGC juga dikabarkan tidak berhasil meyakinkan Pep Guardiola untuk menerima jabatan tersebut. Opsi menunjuk Andrea Pirlo pun batal terealisasi akibat persoalan yang berkaitan dengan sponsor.

Pada akhirnya, Federasi Sepak Bola Italia kembali menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih kepala untuk periode keduanya saat ada perubahan di kubu FIGC.

Ancelotti resmi memperpanjang kontraknya bersama CBF hingga Piala Dunia 2030 pada Mei lalu. Ia mengambil alih kursi pelatih Brasil setelah mengakhiri kiprahnya bersama Real Madrid.

Baca Juga: JAWA POS - RADAR JOGJA, EDISI KAMIS, 30 JULI 2026

Meski demikian, perjalanan pertamanya bersama Selecao belum berjalan sesuai harapan. Brasil tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia setelah dikalahkan Norwegia, yang menjadi pencapaian terburuk mereka di turnamen tersebut sejak 1990.

Ancelotti mengakui hasil tersebut sangat mengecewakan, tetapi ia ingin menjadikannya sebagai pelajaran untuk membangun tim yang lebih kompetitif.

"Hasil di Piala Dunia memang tidak baik. Semua orang kecewa dan kami juga merasakannya. Namun, kami harus belajar dari masa lalu sambil menatap masa depan. Brasil memiliki banyak pemain berbakat dan kami bisa membangun masa depan yang positif," ujarnya.

Ancelotti juga mengisyaratkan akan melakukan regenerasi dalam skuad Brasil menjelang siklus kompetisi berikutnya. Sejumlah pemain senior diperkirakan akan mulai digantikan oleh generasi yang lebih muda.

Baca Juga: Lagi Musim Ikan Tengiri dan Cakalang tapi Ombak Tak Bersahabat, Nelayan Kebumen Pilih Libur Melaut 

Langkah tersebut semakin relevan setelah Neymar menegaskan kembali keputusannya untuk mengakhiri karier bersama tim nasional Brasil.

Menurut Ancelotti, pergantian generasi merupakan proses alami dalam sepak bola.

"Dalam sejarah sepak bola, selalu ada akhir dari satu generasi dan lahirnya generasi baru. Generasi berikutnya harus mampu tampil lebih baik daripada sebelumnya," ucapnya.

Ketika ditanya mengenai masa depan sejumlah pemain senior seperti Alisson Becker, Casemiro, Danilo, dan Alex Sandro, Ancelotti tidak menutup kemungkinan mereka masih akan dipanggil. Namun, ia memastikan fokus utama kini adalah membangun fondasi baru untuk masa depan tim.

Baca Juga: Dua Hari Dua Kali Evakuasi Sapi, Damkarmat Gunungkidul Beri Imbauan ke Pemilik Ternak 

"Beberapa dari mereka mungkin masih menjadi bagian dari skuad. Tetapi kami sedang memulai siklus baru dan akan memberikan kesempatan kepada pemain-pemain baru. Sebuah era memang akan segera berakhir, dan kami harus berterima kasih atas kontribusi luar biasa mereka," tutup Ancelotti.

Editor : Satria Putra Sejati
timnas Brasil Ancelotti Brasil Carlo Ancelotti Italia carlo ancelotti timnas italia