Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pelatih Masa Kecil Erling Haaland Ungkap Kisah Ketajaman Sang Striker: Dia Masih Bertingkah Seperti 'Bocah'

Bahana. • Minggu, 12 Juli 2026 | 13:25 WIB
Potret Erling Halaand dan Kylian Mbappe yang sedang tertawa dalam acara Ballon D
Potret Erling Halaand dan Kylian Mbappe yang sedang tertawa dalam acara Ballon D'or (sumber foto Instagram @ballondorofficial)

Erling Haaland meniti kariernya melalui sistem akademi klub Norwegia (Bryne FK) dari tahun 2005 hingga 2016, sebelum akhirnya berhasil menembus tim utama mereka pada tahun 2017. Ia kemudian hijrah ke Molde, yang juga merupakan klub asal Norwegia, dan mengulangi proses perkembangan gemilangnya di sana pada tahun 2019.

Dari sanalah, pemain asal Norwegia ini mulai menarik perhatian dunia saat bermain bersama Red Bull Salzburg di Bundesliga Austria. Di klub tersebut, ia mencatatkan rekor fantastis dengan mengemas 29 gol hanya dalam 27 penampilan.

Para penggemar Liga Primer Inggris mungkin masih ingat dengan pertandingan ikonik melawan Liverpool pada musim 2019/20. Kala itu, Haaland mencetak gol ketiga yang hampir membawa timnya menyamakan kedudukan setelah sempat tertinggal 3-0 dari sang juara liga, Liverpool.

Meski anak asuh Jurgen Klopp akhirnya menang 4-3 berkat gol Mohamed Salah di babak kedua, Haaland telah sukses menancapkan taringnya di panggung bergengsi Liga Champions.

Tidak lama setelah menyabet gelar Pemain Terbaik Tahun Ini bersama Salzburg, Haaland mengemas koper dan pindah ke Borussia Dortmund. Di Jerman, ia mencetak 86 gol yang luar biasa dalam 89 pertandingan, dengan bintang Inggris, Jude Bellingham, sebagai rekan duet setianya selama sebagian besar masanya di sana.

Baca Juga: Lionel Scaloni Puji Mentalitas Argentina setelah Kalahkan Swiss untuk Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026

Di balik postur fisiknya yang sangat kekar dan kemampuan mencetak golnya yang menakutkan, pelatih masa kecilnya di Norwegia, Espen Undheim baru-baru ini justru mengenang dirinya sebagai "bocah kecil yang kurus" saat masih anak-anak.

Undheim mengungkapkan, Haaland sangat menikmati setiap momen. Dia masih berpikir dan bertingkah seperti seorang bocah. 

"Hal itu sangat penting untuk menjaga rasa amunisi dan kelaparannya... sejak kecil, dia memang sangat suka mencetak gol," ujar Uspen.

Haaland kemudian mengambil langkah besar ke Liga Primer Inggris dan langsung memenangkan penghargaan PFA Players' Player of the Year pada musim debutnya bersama Manchester City. Ia juga memecahkan rekor gol kasta tertinggi Inggris dalam format 38 pertandingan yang sebelumnya dipegang oleh Mohamed Salah.

Pemain Norwegia ini sukses memimpin Manchester City meraih gelar treble bersejarah serta menghapus kutukan mereka di Liga Champions. Keberhasilan ini ia lanjutkan pada musim 2023/24 dengan memenangkan Sepatu Emas lainnya serta trofi Liga Primer Inggris berturut-turut.

Bagi tim nasional Norwegia, performa Haaland yang luar biasa kerap kali luput dari radar global sepanjang karier internasionalnya, padahal kontribusinya sangat masif. Pada Piala Dunia U-20 FIFA tahun 2019, sang striker menghujani gawang lawan dengan sembilan gol dalam satu pertandingan saat menang telak 12-0 atas Honduras.

Dalam babak kualifikasi Piala Dunia menjelang edisi 2026, Haaland berhasil membobol gawang lawan sebanyak 16 kali hanya dalam delapan pertandingan, termasuk gelontoran lima gol saat menghadapi Moldova.

Di antara sederet momen terbaik dalam kariernya, salah satu yang paling diingat adalah gol sepakan kerasnya ke gawang PSG di Liga Champions saat masih berseragam Dortmund—sebuah gol yang menciptakan suara unik yang berbeda dari yang lain saat bola menghantam jala gawang.

Baca Juga: VAR Menjadi Kunci Kemenangan Argentina untuk Menantang Inggris di Semifinal: Jadi Duel Perdana Messi Kontra Three Lions

Haaland juga pernah memborong lima gol dalam satu laga Liga Champions untuk Manchester City saat menang telak 7-0 melawan RB Leipzig, yang memuluskan jalan bagi anak asuh Pep Guardiola untuk mengangkat trofi Eropa yang selama ini mereka dambakan.

Saat ini, pemain asal Norwegia tersebut merupakan salah satu pencetak gol paling produktif sepanjang masa, dan hampir bisa dipastikan ia akan mengakhiri kariernya sebagai striker murni terbaik dalam sejarah sepak bola.

Editor : Bahana.
Piala Dunia 2022 Erling Haaland norwegia