Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bukayo Saka Klaim Sanksi untuk Jarell Quansah Sangat Mengecewakan

Satria Putra Sejati • Jumat, 10 Juli 2026 | 13:59 WIB
Jarell Quansah saat keluar lapangan akibat kartu merah yang diterima
Jarell Quansah saat keluar lapangan akibat kartu merah yang diterima

RADAR JOGJA - Bukayo Saka mengatakan larangan bermain dua pertandingan untuk Jarell Quansah sangat mengecewakan tetapi menolak untuk membandingkannya dengan keputusan FIFA untuk menangguhkan hukuman Folarin Balogun sebelumnya di turnamen tersebut.

Quansah diusir dari lapangan setelah tinjauan VAR menyusul tekel keras terhadap Jesus Gallardo saat Inggris mengamankan kemenangan 3-2 atas Meksiko di Azteca.

FIFA menganggap tekel tersebut telah melanggar pasal 14 kode etik FIFA dan melarangnya bermain satu pertandingan tambahan.

Baca Juga: Ayyoub Bouaddi Tidak Menyesal Memiliki Kewarganegaraan Maroko Setelah Disingkirkan Prancis dari Piala Dunia 2026

Inggris tidak dapat mengajukan banding atas keputusan tersebut, tetapi Thomas Tuchel kemungkinan akan memandang keputusan tersebut dengan kecewa mengingat kekecewaannya atas apa yang ia indikasikan sebagai inkonsistensi dalam pengambilan keputusan wasit setelah FIFA memilih untuk menangguhkan larangan bermain satu pertandingan Balogun sehingga ia dapat bermain dalam kekalahan USMNT 4-1 dari Belgia.

"Saya baru mengetahuinya. Sangat mengecewakan. Tapi begitulah keadaannya sekarang," kata Saka. "Kita harus menghadapinya, beradaptasi, dan siap untuk pertandingan," imbuhnya.

Membandingkan situasi sama yang dilakukan oleh Folarin Balogun, Saka menilai dirinya tidak mau berkomentar banyak terkait hal itu.

Baca Juga: Terlilit Utang, Tukang Bangunan di Magelang Curi Ratusan Kilogram Kapulaga

"Itu adalah keputusan FIFA," kata Saka. "Keputusan ini mengecewakan tetapi kami fokus pada diri kami sendiri. Kami harus beradaptasi, menghadapinya, dan memilih tim yang siap untuk pertandingan berikutnya," jelasnya.

Dilain sisi, rekan Saka, Nico O'Reilly mengakui situasi Quansah cukup menyedihkan namun bagaimanapun keputusan tersebut bersifat final.

"Sayang sekali. Saya sangat sedih untuknya. Dia tidak senang dengan itu. Keputusan sudah dibuat sekarang dan dia harus menerimanya," tegas Nico.

Baca Juga: Dampak Refocusing Anggaran dari Pemkab Kulon Progo, Peringatan HUT ke-81 RI Tanpa Paskibra Tingkat Kapanewon

Editor : Satria Putra Sejati
#Jarell Quansah #larangan bermain #piala dunia 2026