RADAR JOGJA - Timnas Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Bosnia dengan skor 2-0 pada laga babak 32 besar, Kamis (2/7) pagi.
Bermain dengan 10 pemain sejak pertengahan babak kedua, skuad asuhan Mauricio Pochettino tetap mampu mengamankan kemenangan lewat gol Folarin Balogun dan Malik Tillman.
Balogun menjadi bintang pada babak pertama dengan mencetak gol pembuka sekaligus tampil dominan di lini depan. Penyerang itu beberapa kali menciptakan peluang berbahaya yang membuat USMNT -julukan Amerika Serikat- menguasai jalannya pertandingan.
Namun, situasi berubah pada menit ke-64 ketika Balogun menerima kartu merah usai melakukan pelanggaran terhadap Tarik Muharemovic. Meski kehilangan satu pemain, Amerika Serikat tetap mampu menjaga ritme permainan.
Kepastian kemenangan datang pada menit ke-82 melalui tendangan bebas Malik Tillman dari luar kotak penalti. Bola yang mengarah ke sisi kiri gawang sempat mengenai tangan kiper Bosnia, Nikola Vasilj, tetapi tetap meluncur masuk dan menggandakan keunggulan AS.
Hasil tersebut menjadi kemenangan kedua Amerika Serikat di fase gugur Piala Dunia sepanjang sejarah. Sebelumnya, USMNT mencapai semifinal pada edisi perdana tahun 1930 dan meraih kemenangan di babak 16 besar saat menyingkirkan Meksiko pada Piala Dunia 2002.
Kemenangan atas Bosnia juga membawa Amerika Serikat menghadapi Belgia pada babak 16 besar. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Seattle, dan tim tuan rumah bertekad melanjutkan langkah di hadapan publik sendiri.
Laga tersebut memiliki nilai historis tersendiri karena digelar tidak jauh dari lokasi pertandingan fase gugur pertama Amerika Serikat di era modern, ketika kalah 0-1 dari Brasil pada Piala Dunia 1994 di Stadion Stanford.
Dalam pertandingan ini, Amerika Serikat juga mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya mereka berstatus unggulan dalam laga fase gugur Piala Dunia dan mampu memenuhi ekspektasi pendukungnya.
Kemenangan ini sekaligus mengakhiri catatan buruk Amerika Serikat saat menghadapi wakil Eropa di Piala Dunia. Sebelumnya, mereka gagal meraih kemenangan dalam 13 pertandingan beruntun melawan tim-tim Eropa sejak mengalahkan Portugal pada edisi 2002, termasuk kekalahan 1-2 dari Belgia setelah perpanjangan waktu pada babak 16 besar Piala Dunia 2014.
Meski akhirnya menang, Bosnia justru lebih dulu menciptakan peluang berbahaya di awal laga. Kiper Matt Freese melakukan dua penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Ermedin Demirovic, termasuk satu peluang dari situasi sepak pojok yang hampir dimanfaatkan Kerim Alajbegovic.
Balogun kemudian mengambil alih jalannya pertandingan. Satu golnya sempat dianulir karena offside, sementara dua peluang lainnya gagal berbuah gol setelah mendapat tekanan di dalam kotak penalti.
Baca Juga: JAWA POS - RADAR JOGJA, EDISI KAMIS, 2 JULI 2026
Gol yang dinantikan akhirnya lahir pada menit ke-45. Berawal dari intersep Tim Ream di lini tengah, Malik Tillman mengirim umpan matang kepada Balogun. Penyerang berusia 25 tahun itu melepaskan tembakan kaki kiri yang gagal diantisipasi Vasilj dan membawa Amerika Serikat unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi koleksi ketiga Balogun di Piala Dunia, hanya terpaut satu gol dari rekor terbanyak yang dicetak pemain Amerika Serikat dalam satu edisi Piala Dunia, yakni empat gol milik Bert Patenaude pada turnamen 1930.
Menjelang turun minum, Balogun hampir menambah keunggulan Amerika Serikat. Namun, tembakannya dari jarak dekat hanya membentur mistar gawang.
Di sisi lain, perjalanan Bosnia pada Piala Dunia kali ini tetap layak diapresiasi. Dalam penampilan keduanya di ajang tersebut, mereka berhasil lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya setelah bermain imbang melawan Kanada dan mengalahkan Qatar pada fase grup.
Editor : Satria Putra Sejati