Jogja – Keluhan permainan PSIM Jogja yang monoton tiap pertandingan di musim lalu didengar pelatih Jean Paul van Gastel. Karena itu dia menjanjikan gaya main Laskar Mataram akan lebih fleksibal musim depan. Persiapan dimulai menyusun fondasi tim untuk menghadapi BRI Super League 2026/2027.
Berbekal pengalaman semusim lalu menangani PSIM, pelatih asal Belanda itu kini punya keleluasaan lebih besar dalam menentukan arah pembentukan skuad, termasuk merekomendasikan pemain yang dibutuhkan sesuai filosofi permainannya.
Berbeda dengan musim lalu saat datang ketika komposisi pemain sudah terbentuk, kali ini Van Gastel dilibatkan sejak awal dalam proses perekrutan. Kondisi itu dinilainya menjadi keuntungan karena ia dapat membangun tim sesuai karakter pemain yang ingin dimiliki.
Baca Juga: Sekolah Dilarang Praktik Jual Beli Seragam, Guru di Kulon Progo: Semua Kami Kembalikan ke Orang Tua
Mantan asisten pelatih di Besiktas, Turki itu menegaskan, dirinya bukan tipe pelatih yang memaksakan satu sistem permainan kepada seluruh tim. Menurutnya, setiap skuad memiliki karakter berbeda sehingga pendekatan taktik harus disesuaikan dengan profil pemain yang tersedia.
"Bagi saya, profil pemainlah yang menentukan bagaimana saya ingin bermain. Saya tidak memaksakan satu sistem kepada semua tim. Bukan begitu caranya," ujar Van Gastel, Rabu (1/7).
Pada musim pertamanya bersama PSIM di BRI Super League 2025/2026 lalu, mantan gelandang Feyenoord di Liga Belanda itu datang ketika mayoritas pemain telah direkrut manajemen. Sepanjang musim, tercatat ia hanya mendatangkan tiga pemain tambahan. Semuanya asal Belanda, yakni Anton Fase, Donny Warmerdam, dan Jop van der Avert.
Baca Juga: JLFR Dilarang Lewat Malioboro, Ini Alasan dan Dampaknya bagi Wisatawan
Menurutnya, kondisi tersebut membuat dirinya harus mencari formula permainan yang paling sesuai dengan kekuatan skuad yang sudah ada. "Saat saya datang musim lalu, skuad sudah terbentuk. Lalu saya mencari cara bermain dan menyesuaikan yang paling cocok," katanya.
Memasuki persiapan musim 2026/2027 yang dijadwalkan bergulir pada September mendatang, mantan asisten pelatih Giovanni van Bronckhorst berharap sejumlah posisi yang telah diusulkannya dapat segera terisi. Namun, ia menyadari proses perekrutan nantinya juga tetap bergantung pada berbagai faktor, termasuk anggaran klub.
"Musim depan pendekatannya sama. Kalau pemain yang saya butuh bisa didatangkan, mungkin kami bisa bermain lebih mendekati gaya yang saya mau," jelasnya. (iza/pra)
Editor : Heru Pratomo