Brasil berhasil menghindar dipermalukan oleh Jepang setelah mampu membalikkan keadaan menjadi 2-1 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Gelandang senior Casemiro yang turut andil dalam terciptanya gol balasan, mengungkapkan rahasia timnya bisa menundukkan skuad Samurai Jepang.
Casemiro menyebut ketenangan dan kesabaran menjadi faktor utama yang membawa Selecao melangkah ke babak 16 besar.
Jepang sempat membuat publik sepak bola dunia terkejut ketika Kaishu Sano membawa tim Samurai Biru unggul lebih dulu pada menit ke-29.
Gol tersebut membuka peluang bagi Jepang menciptakan sejarah dengan meraih kemenangan kompetitif pertama atas Brasil sekaligus menyingkirkan juara dunia lima kali itu lebih cepat, sesuatu yang terakhir kali terjadi pada fase grup Piala Dunia 1966.
Namun, pengalaman Brasil berbicara di babak kedua. Casemiro sukses mencetak gol penyeimbang sebelum Gabriel Martinelli memastikan kemenangan lewat gol dramatis pada menit kelima masa injury time.
Hasil tersebut memastikan Brasil lolos ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemenang laga Norwegia kontra Pantai Gading di New Jersey pada 5 Juli.
Usai pertandingan, Casemiro mengungkapkan bahwa timnya tidak panik meski sempat tertinggal.
"Kemenangan ini diraih berkat ketenangan dan kesabaran kami saat terus menekan tim yang bermain sangat bertahan. Hal terpenting adalah kami tetap percaya bahwa dengan tetap tenang, kesempatan untuk mencetak gol akan datang," ujar Casemiro seperti dilansir dari ESPN.com.
Gelandang Manchester United itu mengatakan, Brasil memang mendominasi penguasaan bola sepanjang pertandingan dan yakin peluang akan tercipta.
"Kami terus berjuang sepanjang pertandingan dan menguasai bola. Kami tahu kesempatan itu akan datang. Jepang sangat terorganisasi dalam bertahan, tetapi kami tampil jauh lebih baik di babak kedua dan akhirnya memenangkan pertandingan," katanya.
Casemiro mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat Brasil setelah timnya memastikan tiket ke babak berikutnya.
"Saya sangat bahagia. Begitu banyak orang merayakan kemenangan ini. Saya bangga dengan tim ini dan kami terus melangkah. Sekarang kami akan beristirahat dan mempersiapkan babak 16 besar. Masih ada empat pertandingan lagi yang harus kami jalani jika ingin menjadi juara."
Meski meraih kemenangan, Brasil mendapat kabar kurang menggembirakan. Casemiro dan Lucas Paquetá harus meninggalkan lapangan lebih awal akibat mengalami cedera.
Pelatih Carlo Ancelotti mengatakan kondisi kedua pemain masih akan dipantau sebelum dipastikan bisa tampil pada pertandingan berikutnya.
"Kami harus melihat perkembangannya besok. Pertandingan ini sangat menguras tenaga," kata Ancelotti.
Baca Juga: Tak Perlu Sewa Alat, 48 Kelompok Tani di Kulon Progo Terima Bantuan Alsintan Bersumber APBD dan APBN
Sementara itu, pencetak gol kemenangan Gabriel Martinelli mengaku emosinya bercampur aduk setelah menjadi pahlawan Brasil. Gol tersebut merupakan gol keempatnya dalam 25 penampilan bersama tim nasional.
"Saya bahkan tidak memiliki kata-kata untuk menggambarkan kebahagiaan di hati saya melihat rakyat Brasil begitu bahagia dengan keberhasilan kami lolos," ujar Martinelli.
Pemain Arsenal itu juga mengungkapkan rasa syukurnya setelah sempat gagal memanfaatkan peluang pada pertandingan sebelumnya.
"Beberapa hari lalu tendangan saya hanya membentur tiang. Saya yakin akan mendapatkan kesempatan lagi, dan syukur kepada Tuhan saya berhasil mencetak gol yang memastikan kami lolos."
Martinelli turut memuji perjuangan seluruh rekan setimnya yang tampil tanpa menyerah hingga peluit akhir.
"Saya sangat senang dengan penampilan semua pemain. Mereka memberikan segalanya di atas lapangan," tutupnya.
Editor : Bahana.