SLEMAN - Ansyari Lubis menjabat sebagai asisten pelatih PSS Sleman untuk mengarungi Super League musim 2026-2026, setelah menajemen resmi menujuk Pieter Huistra sebagai pelatih kepala.
Kepastian pria yang akrab disapa Uwak ini menjadi asisten pelatih dikonfirmasi langsung oleh Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS), Yoni Arseto, pada Jumat (26/6).
"Iya (Ansyari jadi asisten pelatih)," saat dikonfirmasi wartawan.
Kembalinya Ansyari sebagai asisten pelatih sudah diprediksi banyak kalangan.
Meski menjabat sebagai pelatih kepala dalam mengarungi Championship di musim sebelumnya, namun Huistra lah yang lebih banyak berperan dalam memimpin latihan dan menentukan strategi serta taktik di lapangan.
Baca Juga: Manajemen Buka Suara soal Penyalaan Kembang Api di Candi Prambanan
Terpisah, saat dikonfirmasi, Uwak membenarkan jika dirinya akan kembali menjadi asisten pelatih PSS Sleman untuk musim 2026/2027 nanti.
"Iya saya jadi asisten pelatih," lontarnya.
Meski kembali menjadi seorang asisten pelatih, Uwak masih irit bicara mengenai skuad Laskar Mataram akan berkumpul untuk melakukan latihan perdana.
"Kalau soal jadwal tanya manajer saja," cetusnya.
Kembalinya Uwak menjadi asisten pelatih di PSS Sleman tentu saja menjadi angin segar bagi para pecinta sepak bola Bumi Sembada. Sebab pria kelahiran 29 Juli 1970 sudah pernah bekerja bersama Pieter Huistra untuk menakhodai Super Elja.
Apalagi, Uwak sudah tidak asing lagi dengan seluk beluk tim PSS Sleman. Sejak bergabung menjadi asisten Seto Nurdiantoro di tahun 2022, pria asal Medan ini belum pernah ke lain hati dan tetap setia membersamai tim yang lahir pada 20 Mei 1976 silam itu. (ayu)
Editor : Bahana.