Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kalahkan Tunisia, Belanda Puncaki Grup F dan Akan Tantang Maroko di 32 Besar

Satria Putra Sejati • Jumat, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB
Selebrasi para pemain Belanda dalam kemenangan atas Tunisia untuk puncaki grup F Piala Dunia 2026.
Selebrasi para pemain Belanda dalam kemenangan atas Tunisia untuk puncaki grup F Piala Dunia 2026.

RADAR JOGJA - Brian Brobbey mencetak gol ketiganya di Piala Dunia 2026 saat Belanda menang telak 3-1 pada Jumat (26/6) pagi untuk melaju ke babak gugur sebagai juara Grup F.

Belanda memulai dengan berada di puncak grup bersama Jepang. Tetapi ketika Samurai Biru hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Swedia di Arlington, Texas, hal itu membuat Virgil van Dijk dan rekan-rekannya menantikan pertandingan melawan runner-up Grup C, Maroko dan Jepang dengan tugas berat menghadapi Brasil di babak 32 besar.

Tunisia, yang memecat pelatihnya setelah kekalahan di pertandingan pembuka Piala Dunia, telah tersingkir dari turnamen.

Baca Juga: Jepang 1-1 Swedia, Keduanya Lolos ke Babak Gugur, Samurai Biru Akan Tantang Brasil di 32 Besar

Menit-menit awal pertandingan merangkum beberapa pekan terakhir bagi Elang Kartago saat Denzel Dumfries mengirimkan bola melintasi depan gawang, kapten Tunisia Ellys Skhiri menepisnya dengan kakinya dalam upaya untuk menghalau, dan malah memasukkan bola ke gawangnya sendiri.

Brobbey membuat skor menjadi 2-0 pada menit ketujuh, setelah Belanda mendapatkan tendangan bebas dari jarak sekitar 25 yard.

Van Dijk yang bertinggi 6 kaki 5 inci dengan ahli menyundul bola ke dalam kotak penalti, dan Brobbey berada di posisi yang sempurna untuk melambungkan bola melewati kiper Tunisia Aymen Dahmen.

Baca Juga: Nico Williams Siap Tampil Sebagai Starter Saat Spanyol Tantang Uruguay

Tunisia akhirnya mencetak gol pada menit ke-54, ketika Hazem Mastouri mengarahkan tendangan sudut ke gawang, tetapi Belanda membalas pada menit ke-62, ketika sundulan Jan Paul van Hecke dari tendangan sudut membentur kepala Anis Slimane dan masuk ke gawangnya sendiri.

Belanda mengendalikan permainan sejak saat itu, ketika gerimis di babak pertama berubah menjadi hujan deras di babak kedua.

Ancaman badai petir terus berlanjut sepanjang minggu, dan kilat sempat menunda selesainya Oranje fanwalk menuju pertandingan. Tetapi begitu keadaan membaik, para penggemar Belanda yang mengenakan kaos oranye terang membanjiri lorong-lorong dan masuk ke Stadion Arrowhead, membuat suasana seperti musim berburu rusa di Midwest.

Baca Juga: Alasan Upah hingga Lowongan Pekerjaan, Warga Kebumen Pilih Kerja di Jepang daripada Indonesia

Belanda benar-benar sedang berburu buruan besar di Piala Dunia ini.

Negara Johan Cruyff dan Marco van Basten telah lama menyandang julukan sebagai negara terbaik yang belum pernah memenangkan turnamen ini. Tiga kali Belanda lolos ke final dan selalu kalah, terakhir kali kalah dari Spanyol di perpanjangan waktu pada tahun 2010.

Mereka juga memulai dengan kurang memuaskan kali ini, bermain imbang 2-2 dengan Jepang di pertandingan pembuka. Tetapi dengan masing-masing dua gol dari Brobby dan Cody Gakpo, Belanda mengalahkan Swedia 5-1, dan sekarang memiliki momentum menuju babak gugur.

Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 Grup E: Jerman Tumbang, Pantai Gading dan Ekuador ke Babak Gugur, Curacao Tersingkir

Tunisia tampaknya cukup puas hanya dengan menyelesaikan Piala Dunia yang buruk.

Elang Kartago mengawali musim dengan kekalahan 5-1 dari Swedia, yang menyebabkan pemecatan pelatih Sabri Lamouchi. Pelatih asal Prancis, Herve Renard, mengambil alih di tengah laporan ketegangan dan perselisihan internal dalam tim, dan tampaknya tidak banyak yang berubah dalam kekalahan 4-0 dari Jepang pekan lalu.

Kekalahan ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Tunisia menjadi enam pertandingan.

Baca Juga: Ketahanan Keluarga Kunci Menjaga Nilai Budaya dan Mencegah Penyimpangan Sosial, Bisa Tekan Kenakalan Remaja hingga Paham Ekstrem

Editor : Satria Putra Sejati
#tunisia #Belanda #maroko #piala dunia 2026