RADAR JOGJA - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump akan menyerahkan trofi kepada pemenang final Piala Dunia 2026 di New Jersey pada 120 Juli, demikian dikonfirmasi oleh presiden FIFA Gianni Infantino.
Berbeda dari protokol FIFA belakangan ini, trofi tersebut akan diserahkan bersama-sama oleh Trump dan Infantino kepada kapten tim pemenang.
Pada Piala Dunia 2022 di Qatar dan 2018 di Rusia, dua edisi Piala Dunia sebelumnya yang diselenggarakan di bawah kepemimpinan Infantino, presiden FIFA lah yang menyerahkan trofi tersebut.
Baca Juga: Sering Mengantuk Setelah Makan? Kenali Penyebab Food Coma dan Cara Mengatasinya!
“Kami akan bersama-sama dengan presiden (Trump) menikmati pertandingan final dan menyerahkan trofi kepada pemenang, tentu saja, bersama-sama,” kata Infantino kepada “Fox & Friends.”
“Kami selalu bersama,” imbuhnya.
Keputusan untuk menyerahkan trofi secara bersama-sama ini muncul setelah kontroversi seputar penyerahan trofi Piala Dunia Antarklub kepada Chelsea setelah kemenangan atas Paris Saint Germain di New Jersey musim panas lalu.
Baca Juga: Hong Myung-Bo Ungkap Korea Selatan Nikmati Keunggulan Kandang Meski Bermain di Meksiko
Trump diizinkan menyerahkan trofi kepada kapten Chelsea, Reece James, namun kegagalannya untuk meninggalkan panggung membuatnya ikut serta dalam perayaan tim bersama para pemain yang tampak bingung.
Meskipun Piala Dunia dalam beberapa edisi terakhir diserahkan kepada para pemenang oleh Infantino dan pendahulunya sebagai presiden FIFA, Sepp Blatter, para kepala negara sebelumnya pernah menyerahkan trofi Piala Dunia.
Raja Juan Carlos dari Spanyol menyerahkan Piala Dunia kepada kapten Italia, Dino Zoff, pada tahun 1982, dan kapten Inggris, Bobby Moore, menerima trofi tersebut dari Ratu Elizabeth II setelah kesuksesan “Inggris” pada tahun 1966.
Baca Juga: Pelarian DPO Taufik Hidayat Berakhir, Sempat Kabur ke Luar Kota, Dibekuk di Kompleks Perumahan
Editor : Satria Putra Sejati