RADAR JOGJA - Gol-gol di babak kedua dari Luis Diaz dan Jaminton Campaz memberi Kolombia kemenangan 3-1 atas Uzbekistan yang baru pertama kali tampil di Piala Dunia, saat kedua tim terakhir yang memulai kampanye Piala Dunia berbentrok di stadion Azteca di Mexico City pada Kamis (18/6) pagi.
Abbosbek Fayzullaev menyamakan kedudukan setelah gol pembuka Daniel Munoz di babak pertama, tetapi Diaz dari Bayern Munich membawa mereka unggul sebelum sundulan Campaz di menit-menit akhir akhirnya mengalahkan Uzbekistan yang gigih.
Awal pertandingan yang berlangsung keras membuat Johan Mojica dari Kolombia mendapat kartu kuning setelah hanya tujuh menit, tim Amerika Selatan lebih banyak menguasai bola dengan Jhon Arias melepaskan peluang nyata pertama yang melenceng dari luar kotak penalti.
Baca Juga: Kabar Baik, Harga BBM Pertamax Berpeluang Turun Seiring Merosotnya Minyak Dunia
Diaz membentur tiang gawang saat melepaskan tembakan ke arah gawang dan beberapa saat kemudian direbut bolanya oleh bek Manchester City, Abdukodir Khusanov, yang juga mengenai seorang juru kamera dan mendapat kartu kuning.
Diaz bangkit dari tanah dan enam menit sebelum jeda, umpannya ke dalam kotak penalti disambut oleh lari yang tepat waktu dari bek sayap Crystal Palace, Munoz, untuk mengarahkan bola melewati kiper Utkir Yusupov.
Uzbekistan menunjukkan niat menyerang yang lebih besar setelah jeda dan menemukan gol penyeimbang dengan peluang nyata pertama mereka pada menit ke-60, Camilo Vargas menyelamatkan tendangan voli Eldor Shomurodov hanya untuk bola melambung dan Abbosbek Fayzullaev menyundul bola dari hampir di garis gawang.
Keunggulan itu hanya bertahan lima menit, Yusupov gagal menahan tembakan Diaz saat Kolombia menyerang dengan jumlah pemain yang banyak setelah merebut kembali penguasaan bola di lini tengah.
Pemain pengganti Campaz akhirnya mengakhiri keraguan saat ia menyundul umpan silang Cucho Hernandez sembilan menit memasuki waktu tambahan, meskipun pemain muda Bekhruz Karimov masih sempat melepaskan tembakan yang membentur mistar gawang.
Editor : Satria Putra Sejati