Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hugo Broos Pertanyakan Aturan VAR Yang Berbeda untuk Lionel Messi dan Themba Zwane

Satria Putra Sejati • Kamis, 18 Juni 2026 | 11:11 WIB
Pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos saat memprotes wasit karena pemainnya dikartu merah. (getty images)
Pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos saat memprotes wasit karena pemainnya dikartu merah. (getty images)

RADAR JOGJA - Hugo Broos mengatakan Afrika Selatan akan mengajukan banding atas kartu merah dan skorsing tiga pertandingan yang diberikan kepada Themba Zwane, yang mempertanyakan mengapa Lionel Messi menerima perlakuan berbeda dari gelandang Bafana Bafana tersebut.

Zwane mendapat kartu merah langsung pada menit ke-84 dalam kekalahan 2-0 Afrika Selatan melawan Meksiko di Mexico City, yang membuat Bafana bermain dengan sembilan pemain, sebelum kemudian dijatuhi hukuman larangan bermain tiga pertandingan karena perilaku kekerasan.

Sebaliknya, Messi lolos dari sanksi apa pun karena menginjak bagian belakang kaki Aissa Mandi selama kemenangan 3-0 Argentina atas Aljazair, dengan Broos menyesalkan apa yang dilihatnya sebagai standar ganda dalam pengambilan keputusan wasit.

Baca Juga: Jejak Kasus Eddy Tansil: Kronologi Pelarian hingga Penyitaan Aset Miliaran Rupiah oleh Kejagung

"Saya tidak ingin Messi mendapat kartu merah, pemain seperti itu harus berada di lapangan, kita semua melihat betapa hebatnya dia sebagai pemain, tetapi apa bedanya?" ujar Broos bertanya dalam konferensi pers.

"Kartu merah Zwane terlalu berat. Saya menonton ulang situasi dengan Themba dan saya rasa itu bukan kartu merah," imbuhnya.

"Jika saya membandingkannya dengan apa yang terjadi kemarin dengan Messi, saya tentu tidak setuju. Saya rasa bahkan tidak ada tinjauan VAR dengan Messi, sedangkan insiden ini ditinjau," jelasnya.

Baca Juga: Viral Mahasiswa UMY Amankan Intel Diduga Menyusup ke Kampus, Polda DIY: Anggota Kami yang Bertugas

Pemain pengganti Zwane diusir 23 menit setelah masuk karena tampak mengangkat tangan ke arah bek Meksiko saat Afrika Selatan menyerang, dan pemain berusia 36 tahun itu tampak terkejut ketika wasit asal Brasil, Wilton Sampaio, mengeluarkan kartu merah langsung setelah konsultasi VAR.

"Jika Anda melihat situasinya, pemain Meksiko itu menghalangi pemain saya," tambah Broos. "Dia tidak melihat bola, dia hanya menahan Themba," lanjutnya.

"Themba mencoba melewatinya, meletakkan tangannya di bahunya, dan karena itu Anda mendapat kartu merah dan skorsing tiga pertandingan!? Maaf, tapi itu terlalu berat," tambahnya melanjutkan.

Baca Juga: Gol Tunggal Caleb Yirenkyi Bawa Ghana Kalahkan Panama, Tempel Inggris di Puncak Klasemen Grup L Piala Dunia 2026

Menunggu banding Bafana, Zwane sekarang tidak akan dapat kembali beraksi hingga babak 16 besar paling cepat, sehingga tim nasional kehilangan salah satu talenta mereka yang paling berpengalaman dan kreatif.

Sinethemba Sithole juga menghadapi skorsing satu pertandingan setelah diusir karena menggagalkan peluang mencetak gol pada menit ke-50 gol pembuka Afrika Selatan, di mana saat itu Bafana sudah tertinggal satu gol.

Messi, sebaliknya, mencetak hattrick dalam kemenangan 3-0 Argentina atas Aljazair di pertandingan pembuka Piala Dunia, menjadikannya pencetak gol terbanyak turnamen sejauh ini, saat juara bertahan memulai kampanye mereka dengan mulus.

Baca Juga: Mampu Tahan Imbang Tim Favorit Portugal di Piala Dunia 2026, Pelatih RD Kongo Berharap Tim Tetap Rendah Hati

"Saya frustrasi karenanya, tentu saja," Broos menyimpulkan.

Afrika Selatan melanjutkan kampanye Grup A mereka melawan Republik Ceko, di Atlanta pada Kamis (18/6) malam, sebelum mengakhiri kampanye melawan Korea Selatan di Guadalupe pada tanggal 25 Juni.

Editor : Satria Putra Sejati
#hugo broos #themba zwane #lionel messi #var #piala dunia