JOGJA – PSIS Semarang tampaknya kepincut dengan permainan PSIM Jogja di musim perdana di Super League 2025/2026. Usai meresmikan penyerang Deri Corfe, Laskar Mahesa Jenar disebut merekrut pemain Laskar Mataram lainnya. Terbaru, info yang beredar Andy Setyo yang menyebrang ke Semarang.
Meski belum ada pengumuman secara resmi, tapi isu tersebut telah berhembus kencang di telinga para pecinta Laskar Mataram. Dari informasi yang dihimpun oleh Radar Jogja, pergerakan senyap manajemen Laskar Mahesa Jenar dikabarkan telah mencapai titik temu. Kedua belah pihak, baik dari manajemen PSIS Semarang maupun sang pemain, disebut-sebut sudah mencapai kata sepakat secara lisan alias deal.
Mantan pemain tim nasional (Timnas) Indonesia itu dikabarkan bakal diproyeksikan untuk memperkokoh dinding pertahanan PSIS Semarang yang musim lalu kerap menjadi sorotan. Rekam jejak Andy Setyo yang sarat pengalaman di kasta tertinggi sepak bola Indonesia menjadi alasan kuat manajemen PSIS Semarang kepincut untuk mendaratkannya ke Stadion Jatidiri.
Saat dikonfirmasi mengenai kebenaran rumor tersebut, Andy Setyo masih memilih untuk bersikap diplomatis. Pemain berusia 28 tahun itu juga mengaku belum bisa memberikan jawaban gamblang terkait masa depannya di musim depan. "Mohon maaf saya belum bisa jawab," jelasnya, Rabu (17/6).
Bukan tanpa alasan Andy Setyo memilih sikap tersebut. Sebab saat ini pemain asal Pati tersebut masih terikat kontrak bersama PSIM Jogja. "Saya masih ada kontrak sampai akhir Juni ini bersama PSIM," tegasnya.
Sikap profesional yang ditunjukkan Andy Setyo memang cukup beralasan. Secara legalitas, dirinya memang masih menjadi bagian dari skuad asuhan Laskar Mataram hingga akhir bulan ini.
Baca Juga: Komisi II DPR RI Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Kasultanan dan Kadipaten, Ini Katanya
Meski sang pemain masih bungkam, dari sumber yang didapatkan oleh Radar Jogja menyebutkan bahwa kepindahan pemain yang juga merupakan anggota TNI itu ke Semarang tinggal menunggu waktu saja.
Diketahui, pada musim 2025/2026, Andy Setyo memang jarang mendapatkan menit bermain di PSIM Jogja. Di bawah asuhan pelatih Jean-Paul van Gastel, mantan pemain Bhayangkara FC ini baru mencatatkan sebanyak tujuh kali pertandingan dari 34 laga di kompetisi Super League musim ini. (ayu/pra)
Editor : Heru Pratomo