RADAR JOGJA - Timnas Belanda mendapat dorongan besar setelah Ronald Koeman menyatakan bahwa Memphis Depay dan Bart Verbruggen siap diturunkan sebagai starter dalam laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026 melawan Jepang pada Senin (15/6) dini hari.
Depay baru tampil tiga kali sejak 22 Maret, saat ia mengalami cedera pada paha kanannya dalam laga imbang 1-1 Corinthians melawan Flamengo.
Pemain berusia 32 tahun itu absen dalam kemenangan persahabatan 2-1 atas Uzbekistan, namun Koeman optimis mengenai ketersediaan Depay saat berbicara di Dallas dalam konferensi pers.
Baca Juga: Pemkal Panggungharjo Klaim SKDL GMS Bantul yang diterbitkan Sah secara Hukum
“Dalam beberapa hari terakhir, kami telah memberi tahu para pemain bagaimana kami akan memulai pertandingan besok, apa susunan pemain kami,” kata Koeman.
“Saya lebih memilih tidak membagikan ini kepada Anda pada tahap ini, tetapi Memphis dalam kondisi fit. Dia bisa memulai pertandingan. Sepuluh hari terakhir, sejak awal persiapan turnamen kami, kebugarannya meningkat. Jadi dia telah berkembang dengan baik. Segalanya terlihat baik. Dia adalah pemain penting. Dia telah menjadi begitu selama sangat lama dan dia adalah bagian kunci dari kesuksesan kami di Piala Dunia ini. Dia penting untuk itu,” imbuhnya.
Ada keraguan mengenai Verbruggen setelah dia terpaksa absen dalam latihan pada Rabu akibat cedera pinggul yang memaksanya diganti pada babak kedua saat melawan Uzbekistan.
Baca Juga: Julian Nagelsmann Tegaskan Manuel Neuer Siap Bermain Saat Jerman Lawan Curacao di Piala Dunia 2026
“Verbruggen bisa bermain. Kemarin dan hari ini dia berlatih di depan gawang,” imbuh Koeman.
Belanda belum pernah menjuarai Piala Dunia meskipun berhasil mencapai semifinal Euro 2024, namun akhirnya kalah 2-1 dari Inggris akibat gol Ollie Watkins pada menit ke-90.
“Selalu ada tekanan. Belanda, mungkin bukan negara yang sangat besar secara geografis, tetapi ini adalah negara yang selalu hadir di turnamen-turnamen besar," kata Koeman.
"Kami memberi tekanan besar pada diri kami sendiri. Kami selalu ingin melaju ke babak selanjutnya, tetapi itu sulit karena ada banyak negara kuat," lanjutnya.
“Hasil-hasilnya menunjukkan hal ini. Turnamen baru saja dimulai, tetapi Anda sudah bisa melihatnya. Kami tahu kami memiliki tim yang kuat dan apa yang perlu kami perbaiki agar memiliki peluang nyata, tetapi Anda harus menghadapinya satu pertandingan demi satu,” tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati