RADAR JOGJA - Robin van Persie seara resmi telah dipecat oleh Feyenoord hanya beberapa pekan setelah memastikan tempat di kualifikasi Liga Champions.
Ikon Premier League berusia 42 tahun itu kembali ke klub masa kecilnya sebagai penerus Brian Priske pada Februari 2025.
Dan, di musim penuh pertamanya sebagai pelatih, Van Persie membawa Feyenoord finis di posisi kedua Eredivisie.
Baca Juga: Jeje Ungkap Persija Jakarta Sudah Dapatkan Mariano Peralta: Coach Shin CocokBaca Juga: Jeje Ungkap Persija Jakarta Sudah Dapatkan Mariano Peralta: Coach Shin Cocok
Namun hari ini klub Rotterdam itu berpisah dengan mantan striker Manchester United dan Arsenal tersebut.
“Feyenoord akan memulai musim 2026/27 dengan pelatih kepala baru," tulis pernyataan Feyenoord.
“Robin van Persie diberitahu tentang keputusan ini hari ini selama pertemuan dengan manajemen klub,” imbuhnya.
Feyenoord tertinggal 19 poin dari PSV Eindhoven dalam perebutan gelar dan gagal meraih trofi.
Van Persie membuat sejumlah keputusan kontroversial di De Kuip dan juga berselisih dengan Quinten Timber, saudara dari bek Arsenal yang memenangkan gelar, Jurrien.
Ia menawarkan Raheem Sterling jalan keluar dari Chelsea setelah memberikan mantan pemain Inggris itu kontrak jangka pendek pada bulan Februari.
Namun, pemain yang pernah menjadi juara Premier League empat kali itu gagal mencetak satu gol pun untuk Feyenoord.
Dan Sterling menghadapi prospek menjadi pemain bebas transfer musim panas ini.
Direktur teknik Devy Rigaux menggambarkan pemecatan itu sebagai keputusan sulit karena menurutnya Van Persie telah memberikan segalanya untuk klub selama 18 bulan terakhir.
"Ia pantas mendapat pujian karena membimbing tim melalui musim yang menantang dan akhirnya mengamankan posisi kedua," katanya.
"Itu memastikan kualifikasi untuk Liga Champions UEFA, yang sangat penting bagi klub."
“Kami melakukan evaluasi internal menyeluruh di mana kami melihat beberapa faktor, termasuk perkembangan performa tim dan tren penurunan poin yang dikumpulkan, baik di Eropa maupun di Eredivisie.
Baca Juga: Minyak Goreng di Kota Jogja Langka, Harga Masih Stabil Tinggi
"Kesimpulannya adalah akan lebih baik untuk memulai musim baru dengan pelatih kepala baru.”
Feyenoord menambahkan bahwa mereka berharap untuk mengumumkan pengganti Van Persie dalam beberapa minggu mendatang.
Van Persie memimpin Feyenoord meraih 30 kemenangan selama 58 pertandingan masa kepemimpinannya, dengan 19 kekalahan.
Baca Juga: Menteri HAM Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Kapolri dan Istana Buka Suara
Ia juga memberikan debut profesional kepada putranya, Shaqueel, selama kekalahan di Europa League melawan Celtic November lalu.
Pelatih asal Belanda itu sempat melatih Heerenveen sebelum dibujuk kembali ke Feyenoord tahun lalu.
Van Persie awalnya mendapatkan pengalaman manajerialnya di akademi muda raksasa yang berbasis di Rotterdam setelah pensiun sebagai pemain.
Ia juga menjadi pelatih teknik saat Arne Slot, yang dipecat oleh Liverpool bulan lalu, menjabat sebagai pelatih kepala.
Editor : Satria Putra Sejati