Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSIM Jogja Akhiri Musim dengan Kepala Tegak, Van Gastel Tak Sabar Mulai Musim Depan

Elang Kharisma Dewangga • Kamis, 28 Mei 2026 | 03:30 WIB

 

Selebrasi Pemain PSIM Jogja Muhammad Iqbal setelah mencetak gol salto dalam kemenangan atas Madura United pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/26.
Selebrasi Pemain PSIM Jogja Muhammad Iqbal setelah mencetak gol salto dalam kemenangan atas Madura United pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/26.

 

 

Perjalanan PSIM Jogja di panggung tertinggi sepak bola Indonesia akhirnya selesai. Berstatus sebagai tim promosi di Kompetisi Super League musim 2025/2026, tim berjuluk Laskar Mataram ini berhasil menyudahi kompetisi dengan kepala tegak.

 

Kembali mentas ke kasta tertinggi setelah 18 tahun mati-matian di kompetisi kasta kedua, PSIM Jogja membuktikan diri bukan sekadar tim penggembira yang numpang lewat. Sebab, anak-anak Jogja sukses menyudahi musim debutnya dengan nangkring di papan tengah, sebuah pencapaian yang patut diacungi jempol untuk tim yang baru saja mencicipi kembali atmosfer kompetisi kasta tertinggi.

 

Sepanjang musim 2025/2026, tercatat Savio Sheva dan kawan-kawan telah melakoni total 34 laga. Dari puluhan pertempuran sengit tersebut, PSIM Jogja berhasil mengemas sebanyak 45 poin. 

 Baca Juga: Potongan Daging Sapi Bantuan Presiden RI di Kulon Progo Dibagikan dengan Dekon

Tak hanya itu, catatan statistik tim berlogo Tugu Pal Putih ini pun juga terbilang sangat berimbang untuk ukuran tim promosi, yakni mengoleksi 11 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 11 kali menelan kekalahan.

 

Sebenarnya, grafik permainan PSIM Jogja di musim 2025/2026 ini sempat mengejutkan publik sepak bola nasional. Pada putaran pertama misalnya, tim yang lahir pada 5 September 1929 ini berhasil menunjukkan performa apik dan juga sempat mencuri perhatian. 

 

Bisa dibilang PSIM Jogja tampil kesetanan dan merangsek hingga sempat menyentuh posisi keenam klasemen sementara di putaran pertama itu. Selain itu, selama musim 2025/2026 ini PSIM Jogja sukses menggelontorkan total 43 gol. Namun, ketatnya persaingan di Super League juga memberikan pelajaran berharga bagi lini pertahanan yang harus kemasukan 44 gol. 

Baca Juga: Dua Dekade Pascagempa Bantul, Bupati Sebut Potensi Bencana Tak Bisa Dihilangkan tapi Risiko Bisa Dikurangi

Meski begitu, kokohnya tembok pertahanan dalam beberapa laga krusial juga patut diapresiasi dengan catatan 10 kali nirbobol (clean sheet).

 

Menanggapi hal tersebut, pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel mengapresiasi pencapaian yang telah diraih para anak asuhnya di musim ini. Sebab menurutnya, sejauh ini tim sudah berhasil melewati musim yang bagus.  "Saya rasa banyak orang tidak menyangka kami tampil seperti ini," tegasnya, Rabu (27/5).

 

Oleh karena itu, pelatih asal Belanda ini mengaku senang dengan performa timnya pada musim 2025/2026 ini. Sebab para anak asuhnya dapat membuktikan jika PSIM Jogja mampu bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.  "Saya sudah tidak sabar untuk memulai kembali musim depan," lontarnya. (ayu/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#Van Gastel #PSIM #Super League #Savio Sheva #PSIM Jogja