Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kibarkan Bendera Palestina Saat Pawai Kemenangan Barcelona, Lamine Yamal Dikritik Menhan Israel

Satria Putra Sejati • Jumat, 15 Mei 2026 | 09:31 WIB
Bendera Palestina berkibar saat parade kemenangan Barcelona sebagai juara La Liga.
Bendera Palestina berkibar saat parade kemenangan Barcelona sebagai juara La Liga.

RADAR JOGJA - Menteri Pertahanan (Menhan) Israel mengkritik bintang muda Barcelona, ​​Lamine Yamal karena mengibarkan bendera Palestina selama perayaan kemenangan gelar liga Spanyol, dengan mengatakan tindakan tersebut menghasut kebencian.

"Lamine Yamal memilih untuk menghasut kebencian terhadap Israel sementara tentara kita memerangi organisasi teroris Hamas, sebuah organisasi yang membantai, memperkosa, dan membakar anak-anak, wanita, dan orang tua Yahudi pada 7 Oktober 2023," tulis Menteri Israel Katz di X pada hari Kamis.

Yamal yang berusia 18 tahun mengibarkan bendera Palestina besar dari bus terbuka selama parade kemenangan tim Barcelona melalui kota.

Baca Juga: Real Madrid Taklukkan Real Oviedo Saat Presiden Klub Florentino Perez Dalam Tekanan

Parade tersebut menarik sekitar 750.000 orang untuk merayakan gelar liga yang diraih sehari sebelumnya, kata pihak berwenang setempat.

Yamal, yang beragama Islam, memposting foto dirinya memegang bendera di akun Instagram-nya.

Pemerintah Spanyol dan sebagian besar penduduknya sangat kritis terhadap operasi militer Israel yang menewaskan puluhan ribu warga Palestina di Gaza sebagai tanggapan atas serangan mendadak Hamas tahun 2023.

Baca Juga: Keterampilan Juleha Dibutuhkan Sepanjang Tahun, 50 Jagal Dilatih Jadi Juru Sembelih Kurban di MAJT An-Nuur Magelang

Kemudian pada hari Kamis, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, mendukung tindakan yang dilakukan Yamal, menyatakan bahwa ia 'hanya mengungkapkan solidaritas dengan Palestina yang dirasakan oleh jutaan warga Spanyol.'

"Mereka yang percaya bahwa mengibarkan bendera negara berdaulat berarti memicu kebencian telah kehilangan akal sehat atau telah dibutakan oleh kehinaan mereka sendiri," tambah Sanchez dalam pesan yang diposting di akun X resminya.

Telah terjadi reaksi global terhadap Israel atas dampak kemanusiaan dari perang di Gaza, yang telah menyebar ke olahraga dan budaya. Protes telah terlihat di sepak bola, bersepeda, dan bola basket. Vuelta Spanyol tahun lalu berulang kali diganggu oleh para pengunjuk rasa yang marah dengan partisipasi tim bersepeda yang didukung Israel.

Baca Juga: JAWA POS - RADAR JOGJA, EDISI JUMAT, 15 MEI 2026

Spanyol juga merupakan salah satu dari lima negara yang memboikot Kontes Lagu Eurovision tahun ini untuk memprotes keikutsertaan Israel.

Yamal dijadwalkan akan menjadi bintang Spanyol di Piala Dunia bulan depan yang akan dimainkan di Amerika Utara.

Editor : Satria Putra Sejati
#lamine yamal #Israel #Palestina #menteri pertahanan #barcelona