RADAR JOGJA – Pelatih Timnas Indonesia U17, Kurniawan Dwi Yulianto meminta maaf setelah perjalanan Garuda Muda di Piala Asia U27 terhenti di fase grup.
Dia juga mengaku siap bertanggung jawab atas kegagalan itu yang memaksa Langkah Timnas Indonesia U17 untuk berkompetisi di Piala Dunia U17 sirna.
Kepastian Garuda Muda tersingkir dari Piala Asia U17 terjadi setelah kekalahan dari Jepang U17 di laga terakhir fase grup pada Rabu (13/5) dini hari WIB. Tim Kurniawan takluk dengan skor 1-3.
Baca Juga: Perjalanan Dinas Anggota DPRD Kota Jogja Tahun Ini Dipangkas Rp 17 Miliar
“Atas nama pribadi dan juga sebagai head coach, sebagai penanggung jawab di tim ini, saya mohon maaf atas kegagalan ini,” kata Kurniawan, dilansir dari Jawapos.com.
“Tapi saya tetap berterima kasih kepada semua staf yang ada di belakang tim, dan juga terima kasih atas kerja keras para pemain,” tambahnya.
Kekalahan dari Jepang tersebut membuat Timnas Indonesia U17 menelan dua kekalahan dan satu kemenangan di tiga pertandingan.
Baca Juga: Prediksi Skor Lens vs PSG Ligue 1 Kamis 14 Mei 2026, Les Parisiens Ingin Segel Gelar Juara
3 poin memaksa Garuda Muda tersingkir karena finis di dasar klasemen grup B.
Dapat dikatakan ini merupakan sebuah kemunduran dimana pada edisi sebelumnya Timnas Indonesia U17 mampu menembus babak perempat final dan mendapatkan tiket Piala Dunia U17.
“Sebagai head coach tentunya saya akan bertanggung jawab penuh atas kegagalan untuk mengulang sukses tim yang tahun lalu,” jelasnya.
Lebih jauh, pihaknya meminta kepada para pemain untuk tidak patah semangat.
Legenda hidup Timnas Indonesia itu berharap Mathew Baker cs dapat terus meningkatkan kualitasnya hingga membawa Garuda Muda mengukir prestasi di masa mendatang.
“Karena karir mereka masih panjang, saya berharap mereka terus tumbuh berkembang dan menjadi pemain-pemain yang akhirnya bisa berprestasi ke depannya,” tegasnya.
Baca Juga: Prediksi Skor Alaves vs Barcelona La Liga Kamis 14 Mei 2026, Upaya Blaugrana Finis dengan 100 Poin
Editor : Satria Putra Sejati