RADAR JOGJA - Amad Diallo mengatakan bahwa semua pemain di ruang ganti Manchester United akan senang jika Michael Carrick tetap menjadi pelatih kepala musim depan.
Pria berusia 44 tahun itu ditunjuk sebagai pelatih hingga akhir musim setelah kepergian Ruben Amorim pada Januari dan telah secara mengesankan membawa klub lolos ke Liga Champions dengan tiga pertandingan tersisa.
Kobbie Mainoo termasuk di antara para pemain yang berkembang di bawah besutan Carrick, yang menurutnya para pemain "rela mati" setelah kemenangan 3-2 Manchester United melawan rival abadi Liverpool.
Baca Juga: Tahan Imbang Bayern Munich, PSG Tantang Arsenal di Final Liga Champions
Matheus Cunha dan Casemiro yang akan pergi telah mendukungnya untuk pekerjaan itu sejak saat itu bersama dengan Amad, yang memimpin seruan agar dia tetap tinggal ketika mengatakan bahwa dia adalah orang yang tepat sebulan yang lalu.
"Sejujurnya, bukan pemain yang memutuskan siapa yang akan tetap di sini musim depan, tetapi yang dapat saya katakan adalah semua orang senang memiliki dia sebagai manajer," kata Diallo dilansir dari Sky Sports.
"Semua orang mendukungnya," imbuhnya.
Baca Juga: Banyak Warganya Beraktivitas di Jogja, Bupati Lilis Minta KA Prameks sampai Kebumen
"Dia adalah manajer yang memiliki hubungan baik dengan setiap pemain, jadi kami sangat senang memilikinya sebagai manajer dan, ya, kami akan senang jika kami memilikinya sebagai manajer musim depan," jelasnya.
Amad menikmati kehidupan di bawah Carrick, yang memuji pemain sayap itu atas ketekunannya dan dampak keseluruhannya meskipun gagal mencetak gol atau memberikan assist sejak penunjukannya.
Dukungan seperti itu dihargai oleh pemain internasional Pantai Gading itu, yang mengatakan pada saat-saat sulit, Carrick selalu ada untuk berbicara dan memberikan bantuan.
"Saya pikir perubahan terbesar mungkin karena tim sekarang lebih berdampak," tambah Amad. "Seperti di ruang ganti, kami benar-benar bersatu."
"Tidak setiap kesalahan adalah masalah, kesalahanmu adalah kesalahanku, jadi kami adalah tim yang tidak peduli jika kamu melakukan kesalahan, kamu bisa mencoba lagi, jadi kami terus maju, kami ingin menang sebagai sebuah tim.
"Itulah yang mengubah tim, dan saya pikir itu juga karena Michael Carrick dan stafnya, jangan lupakan juga Trav (assisten pelatih Travis Binnion) dan staf lainnya.
Baca Juga: Jawa Pos - Radar Jogja, edisi Kamis 7 April 2026
"Mereka sangat penting bagi tim, dan mereka membawa energi seperti itu ke tim, dan itu sangat penting."
Editor : Satria Putra Sejati