RADAR JOGJA – Salah satu penggawa PSS Sleman, Figo Dennis Saputrananto ukir tinta emas dalam perjalanan karirnya di dunia sepak bola, terutama di kompetisi Pegadaian Championship atau Liga 2.
Dia berhasil mencatatkan pencapaian gemilang bersama dua tim asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam kurun waktu dua musim yakni membawa PSIM Jogja dan PSS Sleman promosi.
Pemain yang masih berusia 20 tahun tersebut mengaku sangat senang dan bangga bisa menjadi bagian kesuksesan Laskar Mataram dan Super Elja di Liga 2 dan mendapatkan tiket promosi.
“Secara pribadi, saya selalu berusaha memberikan terbaik di setiap tim yang saya bela. Bisa jadi, memang rezeki saya bisa membawa dua tim ini (PSS dan PSIM) bisa promosi ke Super Liga,” kata pemain kelahiran Probolinggo tersebut, dilansir dari situs resmi PSS.
Figo menilai kesuksesan dua tim asal DIY bisa mendapatkan tiket promosi bukan hanya sekedar faktor pemain.
Menurutnya, dukungan dan loyalitas suporter telah memberikan dampak besar atas semangat para pemain untuk memberikan yang terbaik di lapangan.
“Mereka (Suporter) sama-sama bagus dan solid banget. Mereka selalu mendukung apapun situasinya yang dialami dari kedua tim itu sendiri,” imbuhnya.
Baik di PSIM maupun PSS, Figo merupakan pemain yang dipinjam dari Persija Jakarta. Meskipun begitu, dia tetap memberikan penampilan terbaik bersama tim yang dia perkuat.
Pemain yang juga pernah mencatatkan penampilan bersama Timnas Indonesia U16, U17, U19 dan U20 tersebut juga memiliki statistik yang cukup apik bersama Super Elja musim ini.
Baca Juga: Turis Meninggal Dunia Jatuh dari Tebing di Huaying Tiongkok, Tali Pengaman Ayunan Ekstrem Putus
Dari 11 penampilan bersama PSS sebagai pemain bertahan, Figo mencatakan 9 tekel, 21 intersepsi dan 10 sapuan.
Editor : Satria Putra Sejati