RADAR JOGJA - Pelatih Aston Villa, Unai Emery melontarkan serangan pedas terhadap VAR, menyebut keputusan untuk tidak memberikan kartu merah kepada gelandang Nottingham Forest, Elliot Anderson atas tekelnya terhadap Ollie Watkins sebagai keputusan yang gila.
Insiden itu terjadi di akhir babak pertama dalam kekalahan 1-0 The Villans dari The Tricky Trees di leg pertama semifinal Europa League, Jumat (1/5) dini hari.
Anderson melakukan tekel terhadap Watkins dan tampaknya mengenai pergelangan kaki striker itu dengan sepatunya.
Baca Juga: Sah!! Kobbie Maino Teken Kontrak Baru bersama Manchester United
Watkins tidak memerlukan perawatan di lapangan dan VAR memilih untuk tidak campur tangan, sebuah keputusan yang Emery tuntut penjelasannya.
"Saya merasa sangat nyaman dengan bagaimana dia (wasit) mengelola 90 menit, tetapi setelah menonton aksi VAR dengan Ollie Watkins ... Ini adalah kesalahan besar," kata Emery.
"Karena Ollie Watkins hampir mengalami patah pergelangan kaki dan VAR, itu adalah tanggung jawabnya dan saya tidak mengerti mengapa mereka tidak campur tangan," imbuhnya.
Baca Juga: Mauricio Pochettino Ungkap Kemerosotan Tottenham Hotspur Sangatlah Menyedihkan
"Dia harus memberi kami satu penjelasan tentang itu karena itu gila. Yang terpenting adalah para pemain, satu tindakan seperti itu dapat mematahkan pergelangan kakinya dan itu sangat, sangat jelas di VAR," jelasnya.
"VAR tidak masuk akal jika adil. Saya menontonnya, saya tidak mengerti apa pun, dalam sepak bola saya telah menjadi pelatih selama 20 tahun dan terkadang mereka membuat kesalahan tetapi selalu itu adalah keputusan yang ketat," lanjutnya.
Kritik Emery berlanjut dalam konferensi pers pasca pertandingan di City Ground saat ia menegaskan bahwa ia selalu mendukung VAR.
Baca Juga: Nuno Espirito Santo: Tidak Hanya West Ham dan Tottenham Hotspur Yang Terancam Degradasi
"Saya selalu mendukung VAR 100% tetapi kita harus mengelola VAR dengan baik dan dengan cara yang benar," tambahnya.
"Satu tindakan seperti itu tidak masuk akal karena sangat jelas, tidak ada keraguan, di mana keraguannya? Di mana VAR, di mana wasit? Gila," tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati