RADAR JOGJA - Paris Saint Germain dan Bayern Munich menghadirkan laga semifinal Liga Champions yang epik saat juara bertahan asal Prancis itu meraih kemenangan 5-4 di leg pertama di Parc des Princes pada Rabu (29/4) dini hari.
Dalam pertandingan semifinal dengan skor tertinggi dalam sejarah kompetisi, PSG bangkit dari penalti awal Harry Kane, untuk unggul 5-2 setelah 58 menit.
Khvicha Kvaratskhelia dan Ousmane Dembele masing-masing mencetak dua gol dan Joao Neves menambahkan sundulan keras.
Baca Juga: Perkuat Jati Diri di Dies Natalis ke-47, Untidar Magelang Dorong Ilmu Berdampak bagi Masyarakat
Michael Olise mencetak gol penyeimbang yang luar biasa untuk membuat skor menjadi 2-2, tetapi pertandingan mulai lepas dari genggaman Bayern Munich hingga Dayot Upamecano dan Luis Daaz menegaskan tekad tim tamu.
Pelatih Bayern, Vincent Kompany menjalani larangan mendampingi tim di pinggir lapangan setelah menerima tiga kartu kuning di turnamen tersebut.
Fans PSG menuntut penalti atas tekel Aleksandar Pavlovic terhadap Dembele, tetapi justru titik penalti lainnya yang ditunjuk oleh wasit asal Swiss, Sandro Scharer.
Serangan balik cepat Bayern setelah 17 menit berakhir dengan Olise memberi umpan kepada Diaz dan Willian Pacho menjatuhkan pemain Kolombia itu.
Kane dengan mudah mengeksekusi penalti untuk mencetak gol keenam berturut-turut di Liga Champions, keberhasilan penalti ke-37 untuk The Bavarians dalam 39 percobaan.
Bayern hampir menggandakan keunggulan ketika Kane memberi umpan kepada Olise dan Matvey Safonov mengulurkan tangan untuk menghalau bola dari garis gawang oleh Marquinhos.
Baca Juga: Budayawan dan Trah HB II Lengkapi Berkas Tuntutan Terhadap Inggris dalam Peristiwa Geger Sepehi 1812
Dembele menyia-nyiakan peluang satu lawan satu, menembak melenceng jauh, tetapi PSG menyamakan kedudukan setelah 24 menit.
Desire Doue melepaskan umpan kepada Kvaratskhelia dan pemain Georgia itu mengarahkan bola ke kaki kanannya dan melepaskan tembakan indah ke sudut jauh gawang.
Olise dengan mudah melewati Nuno Mendes dan Marquinhos sebelum bola membentur tiang gawang setelah mengenai Joao Neves.
Gelandang Portugal itu segera memberikan dampak besar di sisi lain lapangan, menyambut sepak pojok Dembele dengan kekuatan dan ketepatan.
Doue melepaskan tembakan yang sedikit melenceng dan Bayern menyamakan kedudukan empat menit sebelum jeda ketika Olise yang tampil luar biasa, setelah bergerak ke tengah lapangan, melepaskan tembakan keras dari jarak 20 yard dengan pemain PSG mengelilinginya.
Masih ada waktu untuk drama babak pertama lebih lanjut ketika umpan silang Dembele mengenai Alphonso Davies dari jarak dekat.
Baca Juga: JAWA POS - RADAR JOGJA, EDISI RABU, 29 APRIL 2026
Bola mengenai kaki Davies sebelum mengenai lengannya dan wasit dikirim ke monitor VAR.
Jika itu merupakan pertanda buruk bagi Bayern, begitu pula pemberian penalti ketika Dembele maju untuk mengalahkan penyelamatan Manuel Neuer dengan penempatan yang sempurna.
PSG menguasai pertandingan dengan dua gol dalam dua menit sebelum menit ke-60.
Baca Juga: Harga Dexlite Tembus Rp 23.900, Operasional Damkarmat Gunungkidul Tetap Prioritas
Kvaratskhelia menyambut umpan silang Achraf Hakimi dan Doue kemudian memberikan umpan kepada Dembele yang tembakannya ke tiang dekat membentur tiang gawang sebelum masuk.
Bayern tampak terkejut, tetapi Upamecano menyambut tendangan bebas Joshua Kimmich dengan sundulan cerdik setelah 65 menit.
Tiga menit kemudian, Diaz menciptakan momen magis dari umpan Kane, mengontrol bola yang jatuh dan menahan Marquinhos untuk mencetak gol.
Baca Juga: Pajak Kendaraan Masuk Desa, KDMP di Kebumen Kini Raup Cuan dari Jasa Layanan Samsat
Awalnya dianulir karena offside, gol tersebut disahkan setelah pemeriksaan VAR untuk memberikan Bayern keyakinan nyata bahwa dapat membalikkan keadaan di Jerman pekan depan.
Editor : Satria Putra Sejati