JOGJA - Bek asing PSIM Jogja Franco Ramos Mingo, kembali menyoroti kontras atmosfer pertandingan yang harus dihadapi timnya secara berulang.
Sepanjang musim kompetisi BRI Super League 2025/2026 ini, PSIM terbilang cukup sering menjalani pertandingan tanpa kehadiran penonton. Situasi tersebut terjadi dalam berbagai kondisi dan latar belakang yang berbeda.
Saat menghadapi PSBS Biak di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), laga digelar tanpa penonton karena PSBS tidak dapat menghadirkan suporternya sepanjang musim ini, mengingat mereka menggunakan stadion tersebut sebagai homebase sementara.
Baca Juga: Kejari Gunungkidul Sidak Balai Kalurahan Ngalang, Uber Dua Dokumen Ini Terkait Sengketa Tanah SG
Kondisi serupa juga terjadi ketika Laskar Mataram menghadapi Persijap Jepara, di mana tuan rumah harus menjalani sanksi pertandingan tanpa penonton kala itu.
Sementara itu, saat melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, serta menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-29 BRI Super League di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (22/4), pertandingan digelar tanpa penonton sebagai dampak dari pemindahan venue.
Beragam situasi tersebut membuat PSIM harus berulang kali beradaptasi dengan atmosfer pertandingan yang tidak ideal. Franco pun mengakui bahwa perbedaan tersebut cukup terasa bagi pemain di lapangan.
Baca Juga: Mengerikan! Saksi Sempat Rebut Gunting saat Pelaku Berupaya Lukai Telinga Korban di Gadung Mlaten
"Bermain tanpa penonton itu berbeda, karena sebagai pemain saya selalu ingin bermain di stadion yang penuh," ujar Franco, Rabu (22/4).
Meski demikian, pemain asal Argentina itu menegaskan, bahwa dirinya dan rekan setim sudah cukup terbiasa menghadapi kondisi tersebut, sehingga tidak menjadi alasan untuk menurunkan performa.
"Tapi kami sudah terbiasa dengan keduanya, baik dengan penonton maupun dengan sedikit penonton. Pertandingan menurut saya tetap menarik," lanjutnya.
Namun demikian, Franco tetap menilai kehadiran suporter memiliki peran penting dalam membangun atmosfer pertandingan yang ideal dan memberikan dorongan dan motivasi tambahan bagi pemain.
"Tentu saya lebih suka dengan penonton. Ribuan orang di dalam stadion itu atmosfer yang menyenangkan," tegasnya.
Kendati harus tampil tanpa dukungan langsung dari tribun, Franco memastikan PSIM tetap akan menjaga fokus dan ambisi untuk meraih hasil maksimal.
"Kami akan tetap bermain dengan cara kami dan mencoba mendapatkan tiga poin, di mana pun kami bermain," pungkasnya. (iza)
Editor : Heru Pratomo