SLEMAN - Laga antara PSIM Jogja melawan Persija Jakarta, yang kan berlangsung hari Rabu (22/4) batal diselenggarakan di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul.
Kepastian itu disampaikan langsung oleh pelatih tim Macan Kemayoran Mauricio Souza usai mengalahkan PSBS Biak 1-0 di Maguwoharjo International Stadium (MaglS), Sabtu (18/4) malam.
"Kemungkinan besar kami akan main di Bali," bebernya.
Oleh karena itu, lanjut Mauricio, selepas menghadapi tim berjuluk Badai Pasifik tersebut, timnya tidak langsung pulang ke Jakarta.
Pelatih asal Brasil ini ingin timnya melakukan waktu istirahat dan persiapan di Jogja.
"Kami tetap di sini," tegasnya.
Saat disinggung apakah perubahan venue pertandingan itu dapat mengganggu persiapan tim, Mauricio menyatakan jika hal itu tidak menjadi masalah di dalam timnya.
Sebab menurutnya lapangan di Stadion Kapten I Wayan Dipta sangat cocok bagi para pemainnya.
"Di sana lapangan lebih bagus. Buat tim yang suka main dengan permainan offensif. Saya sangat senang bisa bertanding di Bali dengan lapangan seperti itu," lontarnya.
Bek Persija Jakarta Dony Tri Pamungkas pun juga mengatakan jika laga melawan PSIM Jogja nanti bakal terselenggara di Bali.
"Tunggu saja informasinya," cetusnya.
Sementara, manajemen PSIM Jogja melalui media officernya, Irza Triamanda menyatakan, untuk laga kandang melawan Persija Jakarta, memang ada beberapa opsi stadion yang baru dijajaki. Tapi untuk kepastian venue-nya, manajemen masih belum berani mengatakannya.
"Nanti akan kami informasikan. Mohon ditunggu," ujarnya. (ayu).
Editor : Iwa Ikhwanudin