Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bawa Coventry City Promosi ke Premier League, Frank Lampard: Ini Adalah Hari Yang Istimewa

Satria Putra Sejati • Sabtu, 18 April 2026 | 09:08 WIB
Frank Lampard bawa Coventry City promosi ke Premier League setelah hasil imbang melawan Blackburn Rovers
Frank Lampard bawa Coventry City promosi ke Premier League setelah hasil imbang melawan Blackburn Rovers

RADAR JOGJA - Coventry City akan kembali ke Premier League untuk pertama kalinya dalam 25 tahun setelah mengamankan tiket promosi dari Championship dengan hasil imbang 1-1 melawan Blackburn Rovers pada Sabtu (18/4) dini hari.

Sebagai anggota pendiri Premier League pada 1992/93, Coventry belum kembali sejak degradasi pada 2000/01.

Tim asal West Midlands ini sekarang akan bergabung kembali dengan jajaran elit setelah kampanye yang menakjubkan di divisi kedua di bawah manajer Frank Lampard.

Baca Juga: Harus Dievaluasi, Sebulan Delapan Kali Longsor di Ruas Jalan Baru Clongop

Tim Lampard hanya membutuhkan satu poin dari pertandingan di Ewood Park untuk memastikan promosi tetapi tampaknya akan gagal setelah Ryoya Morishita memberi Blackburn keunggulan, sebelum Bobby Thomas melompat paling tinggi untuk menyundul bola dari tendangan bebas pada menit ke-84.

Gol dan peluit akhir beberapa menit kemudian memicu perayaan liar dari lebih dari 7.000 pendukung Coventry yang memadati tribun tandang di Lancashire.

"Saya senang dengan gol itu," kata Lampard.

Baca Juga: Turun, Jalan Kaki, Lalu Ganti Armada karena Jalan Nasional Ditutup, Sopir Angkot di Kebumen Berlakukan Sistem Estafet

"Ini adalah hari yang istimewa bagi klub sepak bola ini, yang lebih besar dari kita semua," imbuhnya.

Titik terendah Sky Blues terjadi ketika mereka terdegradasi ke divisi keempat pada tahun 2017, tetapi telah berjuang kembali dan, setelah kalah dari Luton di final playoff pada tahun 2023, telah menggebrak Championship di bawah Lampard musim ini untuk mengamankan kembalinya mereka ke Premier League dengan tiga pertandingan tersisa.

Coventry harus menunggu untuk mengamankan gelar, dengan Ipswich yang berada di posisi kedua kini tertinggal 11 poin dengan lima pertandingan tersisa.

Baca Juga: JAWA POS - RADAR JOGJA, EDISI SABTU, 18 APRIL 2026

Lampard dengan cepat memuji semua orang yang terlibat dalam kebangkitan dari League Two kembali ke Premier League, dengan menyebutkan secara khusus pendahulunya, Mark Robins.

"Tidak pernah lebih jelas ketika Anda melihat para penggemar di akhir pertandingan," katanya.

"Sebuah klub yang telah menderita selama 25 tahun sejak mereka berada di Premier League dan perjalanan mereka hingga terdegradasi ke League Two," lanjutnya.

Baca Juga: Dua Tahun Berturut-turut Telat, Kades di Kebumen Harus Sabar hingga April Dana Desa Belum Cair

"Pujian untuk semua orang yang terlibat dalam tahun-tahun sulit itu. Mark Robins, tentu saja, dia harus mendapat pujian. Namun ini adalah pencapaian yang sangat besar dari semua orang yang terlibat dan ini benar-benar istimewa," imbuhnya.

"Saya ingin melakukannya sedikit di luar kandang. Saya tahu bagaimana rasanya melakukannya dengan cara ini, para penggemar selalu datang, di luar kandang. Mereka adalah penggemar yang sangat berdedikasi dan mereka menikmati malam yang luar biasa. Itulah mengapa kami melakukan pekerjaan ini," jelasnya.

Hasil ini juga berarti kembalinya Lampard ke Premier Legaue. Mantan pemain internasional Inggris, yang memenangkan tiga gelar Premier League sebagai pemain bersama Chelsea, menghabiskan 18 bulan sebagai manajer di Stamford Bridge diikuti oleh satu tahun sebagai pelatih Everton.

Baca Juga: Pura-Pura Tanya Usia Lalu Tarik Kalung, Begini Siasat Licin YH dan R Saat Beraksi di Magelang

Terakhir kali ia melatih di kasta tertinggi adalah selama sembilan pertandingan sebagai manajer sementara Chelsea di akhir musim 2022/23.

Coventry menghabiskan 34 tahun berturut-turut di divisi teratas Inggris dan memperoleh reputasi atas serangkaian penyelamatan dramatis dari degradasi Premier League sebelum akhirnya terdegradasi pada tahun 2001. Klub ini memenangkan satu-satunya trofi utama, yaitu Piala FA pada tahun 1987.

Editor : Satria Putra Sejati
#premier league #promosi #Coventry City #frank lampard #championship