RADAR JOGJA – Pemain bertahan Timnas Indonesia dan Fortuna Sittard, Justin Hubner memberikan sindiran keras untuk klub Eredivisie, NAC Breda terkait pasportgate.
Kritikan tersebut dia lontarkan setelah hasil imbang 1-1 Fortunezen melawan NAC Breda pada pekan ke-30 Eredivisie pada Minggu (12/4).
Laga itu juga menandai kembali Hubner sebagai pemain inti Fortuna Sittard setelah diparkir tidak boleh bermain karena kasus pasportgate.
Kasus tersebut diangkat oleh NAC Breda setelah kekalahan dari Go Ahead Eagles pada 15 maret lalu.
“Jika Anda dihancurkan 6-0 oleh Go Ahead Eagles, maka Anda tidak berhak mulai berbicara tentang paspor! Apa masalahnya bagi klub itu dengan kewarganegaraan Anda? Biarkan saja mereka bermain sepak bola,” tegas Hubner kepada ESPN Nederland.
Kritikan tersebut langsung menyita perhatian, apalagi Hubner mengatakan hal tersebut dengan nada tinggi.
Pasalnya, setelah masalah pasportgate diangkat beberapa pemain Eredivisie yang telah berganti kewarganegaraan mendapatkan larangan bermain sebelum membuat ijin kerja.
"Sungguh memalukan bagi manajemen NAC untuk mengambil tindakan itu. Kami tidak tahu apa pun tentang itu. Harus berlatih terpisah selama beberapa minggu dan bahkan tidak diizinkan datang ke klub, itu sangat tidak menyenangkan,” tegasnya.
Kasus pasportgate telah menjadi masalah yang cukup menyita perhatian publik. Pasalnya, kasus tersebut telah memaksa beberapa pemain diaspora tidak boleh bermain, salah satunya Justin.
Juga ada pemain diaspora lainnya yakni Dean James, Nathan Tjoe-A-On hingga Tim Geypens. Tak berhenti sampai disitu, permasalahan pasportgate juga menyeret 21 pemain lainnya dari Suriname, Cape Verde hingga Curacao.
Editor : Satria Putra Sejati