RADAR JOGJA - Virgil van Dijk mengatakan penggemar Liverpool memiliki hak untuk memprotes kenaikan harga tiket dan mendesak klub untuk menemukan solusi karena situasi saat ini tidak menguntungkan siapa pun.
Liverpool baru-baru ini mengumumkan niatnya untuk menaikkan harga tiket selama tiga musim ke depan, yang memicu respons marah dari kelompok penggemar dengan protes yang diorganisir pada hari pertandingan melawan Fulham, di mana sebuah spanduk terlihat di tribun Anfield.
Setelah pertandingan, kapten Liverpool Van Dijk mengirimkan pesan yang kuat kepada klub tentang situasi tersebut.
Baca Juga: Timnas Putri Indonesia Takluk dari Kongo di Laga Pembuka FIFA Women's Series 2026
"Saya pikir para penggemar adalah jantung dan jiwa klub," kata bek asal Belanda tersebut.
"Jika mereka merasa seperti ini, maka protes adalah hak mereka yang adil. Mudah-mudahan mereka mencapai solusi dengan klub. Hal-hal ini jauh di atas posisi saya sebagai kapten klub," imbuhnya.
"Tetapi pendapat saya adalah bahwa penggemar kami adalah klub. Mereka selalu begitu, sebelum masa saya dan setelah masa saya. Penting agar hal-hal ini diselesaikan karena tidak menguntungkan siapa pun," jelasnya.
Sementara itu, Van Dijk yakin bahwa pemain muda Rio Ngumoha akan mampu mengatasi tantangan jika dipercaya untuk menjadi starter Liverpool melawan Paris Saint Germain.
Pemain berusia 17 tahun itu mencetak gol pembuka dalam penampilan gemilang saat The Reds meraih tiga poin yang sangat dibutuhkan dengan mengalahkan Fulham 2-0 di Premier League.
Kemenangan itu membawa kelegaan bagi tim Arne Slot setelah dikalahkan oleh Manchester City dan PSG dalam dua pertandingan sebelumnya.
Baca Juga: Tak Ada Bus, Tukang Becak di TKP Senopati Jogja Keluhkan Turunnya Penumpang
The Reds sekarang menghadapi tugas berat untuk menjamu tim Prancis tersebut sambil tertinggal 2-0 secara agregat di perempat final Liga Champions pada hari Rabu.
Kemunculan Ngumoha telah memberikan dorongan bagi Liverpool dan Van Dijk percaya dia bisa memberikan dampak jika dipanggil.
"Dia akan menghadapinya dengan tenang," kata Van Dijk terkait Ngumoha. "Dia anak yang rendah hati, pekerja keras, dan mau mendengarkan. Dia ingin terus berkembang. Dia punya mimpi besar," lanjutnya.
"Terserah dia dan orang-orang di sekitarnya untuk memastikan dia tetap seperti itu. Saya tidak khawatir akan ada perubahan dalam hal itu," jelasnya.
"Terserah manajer untuk memutuskan tim dan rencana permainan (melawan PSG). Terlepas dari apakah Anda bermain sebagai starter atau tidak, semua orang harus merasa menjadi bagian dari sesuatu yang istimewa. Itulah yang perlu kita coba untuk mengalahkan PSG," tegasnya.
Ngumoha sudah menjadi pencetak gol termuda Liverpool setelah mencetak gol kemenangan dramatis di menit-menit akhir melawan Newcastle pada bulan Agustus, ketika ia berusia 16 tahun.
Baca Juga: Deny Ardianta Resmi Jabat Ketua Askab PSSI Sleman Periode 2026-2030
Pada usia 17 tahun dan 225 hari, ia sekarang memegang rekor klub sebagai pencetak gol termuda Premier League di Anfield, melampaui rekor Raheem Sterling sebelumnya.
Editor : Satria Putra Sejati