RADAR JOGJA - Tottenham Hotspur telah secara resmi menunjuk Roberto De Zerbi sebagai nahkoda baru klub untuk menggantikan Igor Tudor.
Mantan manajer Marseille, yang menganggur sejak meninggalkan klub Prancis itu pada bulan Februari, bergabung dengan klub yang sedang berjuang menghindari degradasi di Premier League, hanya unggul satu poin dari tiga tim terbawah di klasemen.
Dikabarkan kesepakatan dengan pelatih asal Italia itu termasuk bonus besar untuk mempertahankan klub di Premier League. Saat ini belum jelas apakah ada ketentuan yang dibuat untuk potensi degradasi klub.
"Saya senang bergabung dengan klub sepak bola fantastis ini, yang merupakan salah satu klub terbesar dan paling bergengsi di dunia," kata De Zerbi dalam pernyataan klub.
"Dalam semua diskusi saya dengan pimpinan klub, ambisi mereka untuk masa depan sudah jelas yakni untuk membangun tim yang mampu meraih prestasi besar, dan melakukannya dengan memainkan gaya sepak bola yang menggugah dan menginspirasi para pendukung kami. Saya di sini karena saya percaya pada ambisi itu dan telah menandatangani kontrak jangka panjang untuk memberikan segalanya demi mewujudkannya," imbuhnya.
"Prioritas jangka pendek kami adalah mendaki klasemen Premier League, yang akan menjadi fokus utama hingga peluit akhir pertandingan terakhir musim ini. Saya berharap dapat segera berlatih di lapangan dan bekerja sama dengan para pemain ini untuk mencapai tujuan tersebut," jelasnya.
Baca Juga: Kerem Akturkoglu Bawa Turki Raih Tiket Piala Dunia 2026 Usai Taklukkan Kosovo
Direktur olahraga Tottenham, Johan Lange, mengatakan De Zerbi merupakan target utama untuk klub pada musim panas dan mengaku senang target tersebut bisa terpenuhi.
"Dia adalah salah satu pelatih paling kreatif dan berpikiran maju di dunia sepak bola, dan membawa serta segudang pengalaman di level tertinggi, termasuk di Premier League," imbuhnya.
Tottenham Hotspur Supporters' Trust (THST) mengeluarkan pernyataan yang menyatakan keprihatinan atas penunjukan tersebut, karena dukungan De Zerbi terhadap Mason Greenwood.
Greenwood telah didakwa dengan satu tuduhan percobaan pemerkosaan, satu tuduhan perilaku yang mengendalikan dan memaksa, dan satu tuduhan penyerangan yang mengakibatkan luka fisik pada Oktober 2022, tetapi Layanan Penuntut Umum membatalkan tuduhan tersebut pada Februari 2023 setelah saksi kunci mengundurkan diri dan materi baru terungkap.
Tugas pertama De Zerbi adalah kunjungan ke Sunderland di Primer League pada 12 April.
Editor : Satria Putra Sejati