JOGJA - PSIM Jogja menghadapi ancaman kehilangan salah satu pemain paling vitalnya jelang laga pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 melawan Dewa United, Jumat (3/4). Gelandang bertahan andalan, Rahmatsho Rahmatzoda mengalami cedera paha kiri dan kini berada dalam kondisi meragukan untuk tampil.
Cedera tersebut didapat Rahmatsho saat menjalani sesi latihan. Insiden di lapangan membuat pemain asal Tajikistan itu harus menepi dan untuk kali pertama absen dari latihan tim pada Selasa (31/3).
"Ada cedera di paha kiri saya saat latihan. Ini cedera baru. Saya tidak tahu menepi berapa lama, tapi saya ingin segera sembuh," ujar Rahmatsho.
Ia menjelaskan, cedera yang dialaminya berupa memar pada otot paha kiri. Saat ini dirinya telah menjalani pemeriksaan awal dan masih menunggu hasil lanjutan untuk memastikan tingkat keparahan cedera tersebut.
"Ada memar di otot paha saya. Saya sudah ke dokter dan sepertinya akan ada cek lanjutan lagi. Saya akan kembali ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut," lanjutnya.
Baca Juga: Viral Pemotor Dianiaya Segerombolan Orang di Jalan Kerto Umbulharjo, Ini Kata Polisi
Ketidakpastian kondisi Rahmatsho menjadi pukulan bagi PSIM. Sepanjang musim ini ia merupakan salah satu pemain paling konsisten dengan catatan tampil dalam 24 dari 25 pertandingan, serta menyumbang satu gol.
Di sisi lain, Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel juga mengakui kondisi anak asuhnya itu belum sepenuhnya jelas. Ia bahkan belum bisa memastikan apakah Rahmatsho akan tersedia saat menghadapi Dewa United.
"Rahmatsho mengalami sedikit memar. Dokter bilang lebih baik dia tidak ikut latihan fisik hari ini," ujar Van Gastel.
Meski sempat berharap sang pemain bisa kembali tepat waktu, pelatih asal Belanda itu tidak menutup kemungkinan skenario terburuk. "Saya juga tidak yakin. Saya tidak tahu," tegasnya saat ditanya soal peluang Rahmatsho tampil.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Tegaskan Muara Pembangunan Jateng untuk Kesejahteraan Masyarakat
Situasi ini membuat PSIM berada dalam posisi tidak ideal jelang laga penting. Dengan waktu pemulihan yang sangat terbatas, peluang Rahmatsho untuk tampil kian menipis, sementara tim tetap dituntut tampil maksimal menghadapi Dewa United yang sedang dalam tren peningkatan performa.
Jika Rahmatsho benar-benar absen, PSIM bukan hanya kehilangan satu pemain, tetapi juga sosok kunci yang selama ini menjadi penyeimbang di lini tengah.
"Kami akan terus pantau kondisinya dan belum benar-benar bisa memastikan apakah dia bisa dimainkan," tuturnya. (iza/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita