Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jop van der Avert Cepat Beradaptasi di PSIM Jogja karena Bukan Tipe Pemain Cuaca Dingin

Fahmi Fahriza • Jumat, 13 Februari 2026 | 08:05 WIB
Bek baru PSIM Jogja Jop van der Avert.
Bek baru PSIM Jogja Jop van der Avert.

 

 

JOGJA - Bek anyar PSIM Jogja, Jop van der Avert, mulai merasakan langsung atmosfer sepak bola Indonesia setelah hampir dua pekan bergabung bersama Laskar Mataram. 

 

Pemain asal Belanda itu tak hanya menjalani proses adaptasi fisik dan cuaca, tetapi juga mengamati perbedaan gaya bermain yang cukup kontras dibanding pengalamannya di Korea Selatan maupun di negara asalnya.

 

Menurut Jop, setiap negara memiliki identitas sepak bola masing-masing, yang dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari cara berkomunikasi, kondisi lapangan, hingga lingkungan stadion.

"Saya rasa setiap negara punya gayanya sendiri. Cara berkomunikasi, lapangan, lingkungan, stadion, semua itu membuat sepak bola terasa berbeda," ujar Jop, Kamis (12/2).

 

Meski demikian, pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini menilai bermain di Indonesia memberi keuntungan tersendiri, terutama karena banyaknya pemain asing yang membuat komunikasi di dalam tim lebih mudah.

 

"Saya rasa di sini lebih baik karena ada lebih banyak pemain asing, jadi kamu bisa berkomunikasi lebih mudah. Tapi seperti yang saya katakan, setiap negara punya sekolah sepak bolanya sendiri," lanjutnya.

 Baca Juga: Investasi Kabupaten Magelang Tembus Rp 1 Triliun, Didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri

Pemain berusia 25 tahun itu sebelumnya sempat merasakan kerasnya kompetisi di Korea Selatan, sebelum akhirnya kembali berada di bawah arahan pelatih asal Belanda bersama PSIM Jogja.

Ia mengaku cukup menikmati sesi latihan yang kini dijalaninya, karena terasa familiar dengan filosofi sepak bola Belanda.

"Sekarang saya merasakan latihan-latihan khas Belanda. Banyak hal yang saya kenali, dan itu sangat menyenangkan bagi saya," ungkapnya.

 Baca Juga: Ribuan Karya Busana Desainer Profesional dan Muda Tampil di Jogja Fashion Week 2026: Bukan Sekadar Fashion Show, JFW Jadi Ajang Bisnis Kreatif

Di sisi lain, soal tantangan terbesar di Indonesia, Jop tak menampik faktor cuaca menjadi ujian utama. Namun, ia justru merasa cocok dengan kondisi tersebut.

"Hal tersulit mungkin cuacanya. Tapi saya suka panas. Saya bukan tipe pemain untuk cuaca dingin," katanya sambil tersenyum.

 Baca Juga: Seluruh OPD Sleman Diminta Datang dan Belanja di Pasar Tradisional Besok, Tak Ada Patokan Nilai Pembelanjaan

Dengan kondisi fisik yang dinilainya sudah cukup prima setelah menjalani program latihan mandiri di Belanda, Jop kini fokus menunggu kesempatan tampil bersama PSIM.

Ia menegaskan ingin menjalani semuanya secara bertahap tanpa terburu-buru. "Sebagai pemain sepak bola, kamu harus melihat dari hari ke hari dan setiap hari memberikan yang terbaik. Sisanya kita lihat nanti," tutup Jop. (iza/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#Van Gastel #PSIM #Belanda #Jop Van der Avert #Korea Selatan #PSIM Jogja