KEBUMEN - Laga semifinal Liga 4 Jawa Tengah tuntas sudah. Hasilnya, dua tim dari Bumi Ngapak, Persak Kebumen dan Persibangga Purbalingga bakal berebut piala di laga final.
Kedua tim memastikan diri melaju ke final setelah berhasil bermain apik di laga semifinal. Tiket Persak ke final ini diraih usai mempermalukan PSIR Rembang di kandang sendiri, Kamis (12/2).
Skor akhir 0-2 pada laga krusial tersebut membawa Persak mantap menatap final Liga 4 Jateng.
Sebelumnya, pada leg pertama Senin (9/2) Persak juga unggul atas PSIR Rembang. Bermain di Stadion Sarwo Edhie Wibowo, tim tamu tak mampu mengimbangi permainan Persak. Selisih agregat 1-3 membuat langkah PSIR Rembang terhenti hanya di babak semifinal.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Persak tampak main terbuka. Di menit awal pertandinga, serangan mulai dilancarkan skuad Laskar Joko Sagkrip. Penetrasi bola terus menghujam pertahanan PSIR Rembang. Sampai pada menit ke 32, pemain Persak Al Ahmad Vebiyanto berhasil memecah kebuntuan.
Skor 1-0 tak terbalas sampai turun minum. Memasuki babak kedua, pemain Persak tampil lebih percaya diri. Sorakan suporter PSIR Rembang dari pinggir lapangan tak menyiutkan Persak untuk bermain terbuka.
Jelang peluit panjang, sang kapten Wisnu Nugroho justru menambah skor. Gol ini tercipta lewat tendangan bebas dari deka kotak pinalti.
Manajer Persak Kebumen Arif Budiman mengatakan, kemenangan di laga semifinal menjadi kado indah bagi masyarakat maupun pendukung setia Persak Kebumen. Dia optimis akan membawa pulang piala kejuaraan dengan bermodal keyakinan dan disiplin pemain.
Jeda waktu yang singkat akan dimanfaatkan dengan baik sebelum menghadapi lawan di partai final.
"Terimakasih doa dan dukungan semua. Persak istimewa," ucap Arif melalui pesan singkat.
Kemenangan Persak ini menyusul langkah Persibangga Purbalingga yang sebelumnya unggul atas Persiharjo Sukoharjo.
Persibangga dipastikan lolos final usai menang adu pinalti dengan lawannya. Rencananya, derbi Ngapak dalam laga final akan berlangsung Senin 16 Februari 2026 di Stadion Jatidiri Semarang. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo