JOGJA – Sejumlah pemain PSIM Jogja dirumorkan akan pergi di jedela transfer paro musim BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung pada 10 Januari hingga 6 Februari 2026. Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel menegaskan pemain yang dipinjamkan sebagai proyeksi musim depan.
"Saya lebih suka mereka bermain di tempat lain, dengan begitu mereka bisa berkembang dan mendapat pengalaman, dan mereka kembali sebagai pemain yang lebih baik," tuturnya Kamis (18/12).
Beberapa nama pemain PSIM yang dirumorkan akan dilepas atau dipinjamkan mulai dari striker asal Brasil Rafinha, hingga duo gelandang muda Iksan Chan dan Diandra Diaz.
Meski demikian, meneer Belanda itu belum bersedia mengungkapkan siapa saja pemain atau posisi yang masuk dalam rencana tersebut. Ia menegaskan, keputusan tersebut sudah menjadi bagian dari evaluasi tim sejak pramusim.
"Bagi saya sejak di pramusim, ada beberapa pemain lebih baik ke tim lain agar mereka bermain untuk pengembangan mereka," ungkapnya.
Van Gastel menekankan, opsi peminjaman pemain bukan berarti ia tidak membutuhkan pemain tersebut. Sebaliknya, ia menilai beberapa pemain memiliki potensi.
Tapi belum bisa bersaing atau belum sepenuhnya cocok dengan skema permainan yang diterapkan bersama Laskar Mataram.
Eks asisten pelatih Feyenoord itu menyebut, rencana ini juga berkaitan dengan visi jangka menengah hingga panjang PSIM. Terutama bagi pemain-pemain yang masih memiliki kontrak untuk musim depan. Peminjaman dinilai sebagai sebuah investasi untuk pengembangan skuad.
"Saya lebih suka punya pemain yang bermain selama enam bulan di tim lain, lalu dia kembali dan saya mendapat pemain yang lebih baik," tuturnya
Dengan dipinjamkan, pemain tersebut juga diharapkan akan mendapatkan menit bermain yang lebih reguler, sehingga ketika nanti kembali ke tim PSIM diharap bisa lebih bagus dan meningkat kualitasnya.
"Jadi ini bukan hal negatif jika saya meminjamkan pemain. Terutama jika kontraknya masih ada untuk musim depan dan seterusnya," tuturnya. (iza)
Editor : Heru Pratomo