Direktur Teknik (Dirtek) PSS Sleman, Pieter Huistra, menilai komposisi dan kualitas skuad Super Elja musim ini cukup menjanjikan untuk mengarungi kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026. Menurutnya, keseimbangan di setiap lini kian terbentuk dan menunjukkan arah perkembangan yang positif.
Huistra menyebut, struktur tim yang ada saat ini memberi dasar yang baik bagi PSS Sleman untuk bersaing. Namun, sebagai Dirtek, ia menegaskan bahwa tugasnya tidak hanya menilai performa tim di lapangan, melainkan juga melihat keseluruhan aspek klub secara menyeluruh.
"Sekarang saya adalah direktur teknik, jadi saya harus melihat setiap aspek di klub secara menyeluruh," ujar Huistra, Kamis (18/12).
Pelatih berkebangsaan Belanda tersebut mengakui, bahwa banyak hal di PSS Sleman yang sudah berjalan dengan sangat baik. Meski demikian, ia menilai masih terdapat sejumlah aspek yang perlu terus dibenahi agar klub dapat berkembang secara berkelanjutan.
"Ada banyak hal yang bisa kami tingkatkan lagi, walaupun banyak hal yang sudah sangat baik," lanjutnya.
Huistra bahkan menyebut PSS Sleman sebagai salah satu klub dengan tingkat organisasi yang baik di Indonesia saat ini. Hal tersebut menjadi modal penting bagi Super Elja untuk terus melangkah maju, tidak hanya dalam urusan teknis tim, tetapi juga dalam pengelolaan klub secara profesional.
"Saya pikir Sleman adalah salah satu klub yang terorganisir dengan baik di Indonesia saat ini. Jadi, itu hal yang bagus," katanya.
Meski begitu, ia menekankan, bahwa pembenahan tetap harus dilakukan, terutama menyangkut fasilitas dan profesionalisme di berbagai lini pendukung klub.
"Tetap ada hal-hal yang perlu ditingkatkan, seperti fasilitas, profesionalisme," ungkap Huistra.
Menurutnya, manajemen dan seluruh elemen klub berupaya menjalankan setiap aspek dengan maksimal. Namun, evaluasi dan peningkatan harus terus dilakukan agar PSS Sleman bisa mencapai level yang lebih tinggi ke depannya.
"Kami mencoba melakukan segalanya sebaik mungkin, tapi kami selalu harus melihat apakah kami bisa membuatnya lebih baik lagi," pungkasnya. (iza)
Editor : Heru Pratomo