Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis Apresiasi Pemain yang Baru Comeback dari Cedera dalam Uji Coba Lawan Garudayaksa FC

Elang Kharisma Dewangga • Minggu, 14 Desember 2025 | 03:00 WIB

 

LAGA UJI COBA: PSS Sleman saat bertanding melawan Garudayaksa FC di Maguwoharjo International Stadium (MagIS) Sabtu (13/12) sore.
LAGA UJI COBA: PSS Sleman saat bertanding melawan Garudayaksa FC di Maguwoharjo International Stadium (MagIS) Sabtu (13/12) sore.

SLEMAN - Hal mengejutkan datang saat PSS Sleman menjamu Garudayaksa FC dalam laga uji coba yang digelar di Maguwoharjo International Stadium (MagIS) Sabtu (13/12) sore. Dalam laga yang berakhir untuk kemenangan Laskar Sembada 1-0 itu, bek senior Fachruddin Aryanto yang lama menepi akhirnya tampil sebagai starter di dalam skuad.

Pada laga ini, Fachruddin Aryanto tampil 45 menit awal dan duet bersama Imam Fathurahman untuk mengawal lini belakang PSS Sleman. Meski baru sembuh dari cedera, tapi pemain asal Klaten itu mampu menjaga dengan ketetapan pertahanan dari tim Super Elja.

Tak hanya Fachruddin Aryanto, para pemain muda seperti Ifan Nanda, Rezin Diop, serta dua pemain yang juga baru sembuh dari cedera Farrel Arda Santoso dan Nuri Fasya juga turut mendapatkan kesempatan bermain. Mereka juga terlihat sangat signifikan dan menunjukkan kualitasnya.

Keputusan Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis untuk memasang beberapa pemain itu terbukti jitu. Sebab, para pemain yang baru comeback tersebut mampu tampil konsisten.  "Banyak pemain yang kami coba, mereka konsisten. Ini menggembirakan. Semoga bisa terus konsisten dan apresiasi buat semua pemain," ujar Ansyari usai pertandingan.

Selain Ansyari, rasa bangga juga disampaikan oleh Bek PSS Sleman, Imam Fathurahman, yang juga baru kembali beraksi. Pemain berusia 31 tahun ini juga mengapresiasi kerja keras rekan-rekannya yang tampil baik dan kompak meski baru saja melewati masa libur kompetisi. "Semua pemain bekerja keras dan kompak," cetusnya.

Hanya saja, gol tercipta pada menit ke-90+4. Pergerakan lincah Frédéric Injai di dalam kotak penalti harus dihentikan secara paksa oleh bek lawan. Wasit pun tanpa ragu menunjuk titik putih.

Injai sendiri yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan terukurnya sukses mengoyak jaring gawang Garudayaksa FC. Sehingga mengubah papan skor menjadi 1-0.

Sementara dari kubu tim tamu, laga uji coba di Sleman ini dianggap sebagai pelajaran mental yang berharga. "PSS punya basis suporter yang ramai, ini bisa meningkatkan mentalitas kami sebagai tim tamu," beber Manajer Tim Garudayaksa FC Derry Hidayat.

Kekaguman serupa juga datang dari Kapten Garudayaksa FC Asep Berlian. Pemain berusia 35 tahun ini mengaku sangat takjub dengan atmosfer di MagIS. "Karena saya belum mendapatkan atmosfer seperti ini, kalau di Grup Barat hanya di Medan," ujarnya. (ayu/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#garudayaksa fc #ansyari lubis #MaGIS #uji calistung #PSS Sleman #Maguwoharjo International Stadium #pemain #cedera #apresiasi