JOGJA - Tren positif laga tandang membawa PSIM Jogja berada di papan atas klasemen sementara Super League 2025-2026.
PSIM Jogja kini berada di peringkat 3 klasemen dengan nilai 12 poin.
Tim berjuluk Laskar Mataram seolah tak mau sekadar numpang lewat di kompetisi elit Indonesia musim ini.
Savio Sheva dan kawan-kawan ingin membuktikan kepada khalayak sepak bola Tanah Air jika tim kebanggaan masyarakat Kota Jogja ini mampu tampil dengan percaya diri bersama tim-tim besar lainnya.
Yang menjadi perhatian, sebagian poin yang direbut oleh PSIM Jogja itu berasal dari tim papan atas, seperti Persebaya, Persib Bandung, Malut United, hingga Bali United.
Menanggapi hal tersebut, Pelatih kepala PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel memilih untuk tidak berkomentar terlalu banyak. Mengingat saat ini perjalanan timnya sendiri masih sangat panjang.
"Setiap tim bisa menang. Bisa dihat di peringkat, tidak ada yang nol poin. Tapi, Borneo mungkin berbeda," ujarnya, Selasa (7/10).
Tak hanya itu saja, Van Gastel juga mewanti-wanti supaya PSIM Jogja tidak terlena dengan hasil yang diraih saat ini.
Sebab banginya persaingan di kompetisi Super League musim ini masih sangat ketat dan belum bisa diprediksi.
"Jika kamu kalah dua laga saja, mungkin peringkatmu bisa anjlok dari peringkat tiga ke peringkat 14. Jadi ini sangat kompetitif," tegasnya. (ayu).
Editor : Bahana.